Yuk, Rame-rame Menanam Cabe Merah Secara Organik di Halaman Rumah! [BAGIAN 1]

March 27, 2013 Teknik Budidaya  Satu komentar

pembenihan cabe merah 01

Gonjang-ganjing harga cabe merah (dan komoditas lainnya seperti bawang merah dan bawang putih) yang merangkak naik berlipat-lipat dua bulan terakhir ini, membuat segenap rakyat menjerit. Kenapa di negeri ini tak henti-hentinya didera permasalahan yang sama hampir setiap tahun, dan itu terus berulang-ulang dari dulu seolah-olah tidak ada solusinya… Bagaimana ini, bagaimana pak menteri kok solusinya cuma mengandalkan impor dan imporrrr…. padahal ada jutaan hektar lahan yang menganggur dan tidak produktif di negeri ini… malah banyak di antara lahan yang kebakaran setiap tahun yang membuat polusi udara semakin buruk saja… piye, tho???

Nah, daripada mumet mikirin harga cabe yang jungkir balik, mendingan kita nanem sendiri aja di rumah biar gak kena imbasnya… Biarpun harga cabe naik 100% atau bahkan 1000%, terserah lah, kalo kita nanem sendiri di rumah kan gak perlu beli… Betul, betul, betul ? :)

Mengingat hal inilah, melalui tulisan ini kami ingin mengajak masyarakat Indonesia di mana saja, di dalam maupun di luar negeri, baik ibu-ibu maupun bapak-bapak, kaum muda atau bahkan anak-anak, mari menanam cabe sendiri di rumah masing-masing. Lahan sempit di pekarangan bisa kita sulap menjadi produktif, syukur-syukur bisa menghasilkan duit… hehehe…

Sebelum memulai, mari kita berandai-andai dulu… Kalau saja ada 1000 orang yang mengikuti “Program Ceria Menanam Cabai” ini, katakanlah per orang masing-masing menanam 10 pohon, berapa nilai tambah atau sumbangsih yang bisa diberikan untuk negeri tercinta ini?

JUMLAH PENANAM x JML POHON x HASIL PANEN PER POHON (KG)

1000 orang x 10 pohon x 1 kg (misalkan) = 10.000 kg

10.000 kg x harga cabe = 10.000 x rp 20.000 (misalkan) = rp. 200.000.000,-

Tuh kan, lumayan besar nilainya. Padahal itu cuman 1 kg, bagaimana kalau panennya 2 kg, atau bahkan 3 kg per pohon??  Dahsyat kan? Jadi, mari semua menanam cabe! Caranya tak begitu sulit, yang penting ada kemauan dan sungguh-sungguh menjalaninya.

Menanam cabe bisa dimulai dengan teknik sederhana, biaya murah, dengan perlengkapan apa adanya yang kita miliki. Dan, kita akan melakukannya secara ORGANIK. Yang namanya organik, ya tentu kita jangan melibatkan pupuk kimia maupun pestisida kimia, sedikit pun.

SIAP UNTUK BERTEMPUR??? MARI IKUTI TAHAPAN-TAHAPANNYA!

=======================================

BAGIAN I : PENGECAMBAHAN BENIH

=======================================

 1. Menyiapkan benih. Pertama-tama, belilah 1 atau 2 buah cabe merah dari pasar. Pilih yang benar-benar matang, berukuran jumbo/besar, muluuus, panjaaang, dan sehat (tak menunjukkan berpenyakit).

Mengambil biji-biji cabe untuk benih, dipilih yang bernas, besar, dan sehat.

Gambar 1. Mengambil biji-biji cabe untuk dijadikan benih, dipilih biji yang bernas, besar, dan sehat.

2. Mengambil biji. The next, cabe dikupas dan diambil biji-bijinya untuk dijadikan benih. Kita pun hanya memilih biji-biji yang besar saja, yang berisi, yang sehat, tidak berwarna gelap/hitam. Biji-biji yang tak berkualitas ditendang saja.

Biji-biji yang terpilih, siap untuk dijemur sampai benar-benar kering.

Gambar 2. Biji-biji yang terpilih, siap untuk dijemur sampai benar-benar kering.

3. Menjemur biji. Biji-biji yang telah terpilih selanjutnya dijemur di bawah terik mentari, sampai benar-benar kering. Pada cuaca panas, biasanya hanya membutuhkan 2-3 hari.

4. Merendam benih. Jika biji/benih cabai telah kering, selanjutnya kita rendam dengan sedikit air hangat. Gunakan gelas atau mangkuk atau wadah bekas untuk merendam. (Kami menggunakan cup es krim kecil).

Catatan:

  • Pilihlah hanya benih yang tenggelam. Benih yang mengapung saat direndam air biasanya mengindikasikan benih tersebut kurang berkualitas, meski tidak semua demikian.

Untuk perendaman ini, kami anjurkan Anda menambahkan beberapa tetes POC BMW. Tujuannya agar benih menyerap hormon dan nutrisi yang dikandung POC BMW, sehingga benih dapat lebih cepat berkecambah dan pertumbuhan awal yang sehat.

menambahkan POC BMW pada rendaman benihGambar 4. Menambahkan beberapa tetes POC BMW pada rendaman benih.

Jangan berpikir dulu bahwa menggunakan POC BMW ini mahal, karena dengan harga eceran Rp 50.000 per botol, 1 botol POC BMW bisa dipakai untuk sekitar 500 pohon cabai sampai panen perdana, baik digunakan untuk pemupukan maupun penyemprotan nanti! Jadi, kebutuhan untuk 1 pohon cabai, Anda hanya menghabiskan sekitar Rp 100,- biaya POC BMW. Murah kan? :)

Pupuk Organik Cair BMW, nutrisi yang sip untuk cabe dan sayuran.

Gambar 3. Pupuk Organik Cair BMW, nutrisi yang sip untuk cabe dan sayuran.

Perendaman benih cukup dilakukan 3 jam. Kalau terlalu lama, kualitas benih akan menurun atau bahkan benih membusuk.

benih direndam selama 3 jam

Gambar 4. Perendaman benih cukup 3 jam saja

5. Memeram benih menggunakan kain. Setelah direndam selama 3 jam, benih selanjutnya kita peram di dalam seutas kain agar berkecambah.

  • Caranya, siapkan sehelai kain halus (bahan kaos) atau saputangan lembut. Basahi kain tersebut dengan cara dicelupkan ke dalam air. Pastikan air tersebut bebas kaporit, atau gunakan saja air sumur atau air minum mineral atau air RO.
Mencelupkan kain ke air bersih, bebas kaporit.

Gambar 5. Mencelupkan kain ke air bersih, bebas kaporit.

  • Kemudian peras kain tersebut sampai airnya tidak menetes. Ini akan menciptakan kondisi kain yang lembap, sehingga cocok untuk pemeraman benih.
Memeras kain sampai airnya tidak menetes.

Gambar 6. Memeras kain sampai airnya tidak menetes.

  • Setelah itu, ambil benih atau biji-biji cabai kita dari rendaman. (Saring airnya dan siramkan ke tanaman karena merupakan pupuk). Tempatkan  biji-biji cabai ke atas kain yang telah kita siapkan tadi.
Menempatkan benih/biji-biji cabai ke atas kain.

Gambar 7. Menempatkan benih/biji-biji cabai ke atas kain lembap.

  • Lantas lipat-lipat kain tersebut sehingga semua biji cabai tertutupi.
Melipat kain.

Gambar 8. Melipat kain.

  • Sekarang masukkan lipatan kain ke sebuah plastik bungkus (yang bersih dan kering) dan diikat ujungnya. Lalu simpan di sebuah mangkuk (yang juga kering dan bersih). Tutup mangkuk tersebut agar benih aman dari gangguan hewan, dan simpan di ruangan yang hangat (sekitar 30 derajat Celsius), misalnya di dalam kamar.
Menyimpan benih di atas mangkuk dan ditutup untuk disimpan sampai berkecambah.

Gambar 9. Menyimpan benih di mangkuk dan ditutup rapat untuk disimpan beberapa hari sampai benih berkecambah.

  • Diamkan benih selama beberapa hari sampai berkecambah.
  • Sesekali semprot kain dengan air bersih (dan bebas kaporit) jika memang sedikit kering, namun biasanya tidak diperlukan.
Sprayer mini bisa digunakan untuk menyemprotkan air ke kain benih kalau memang kain menunjukkan kering. Namun cukup 1 atau 2x semprotan saja, sekedar melembapkan.

Gambar 10. Sprayer tangan bisa digunakan untuk menyemprotkan air ke kain benih kalau memang kain menunjukkan kering. Namun, cukup 1 atau 2x semprotan saja, sekedar melembapkan. Kalau terlalu basah, benih bisa busuk.

Catatan:

Jika kita memberikan perlakuan POC BMW seperti dijelaskan di atas, biasanya benih akan lebih cepat berkecambah, sekitar 3 atau 4 hari sudah ada yang berkecambah. Hal ini karena POC BMW mengandung hormon yang mempercepat pengkecambahan benih. Namun, jika kita tidak memberi perlakuan POC BMW, benih cabai umumnya baru akan berkecambah setelah satu minggu atau bahkan 10 hari diperam. Adapun proses berkecambahnya benih biasanya tidak serempak, bergantung dari kualitas atau daya kecambah (germination rate) dari masing-masing benih itu sendiri.

Sahabat Organik, sampai di sini dulu bahasan kita pada BAGIAN 1 ini. Kelanjutannya silakan buka artikel BAGIAN 2.

Benar-benar jelas dan mudah dipraktekkan apa yang kami ulas di atas bukan? Nah, sekarang silakan Sahabat Organik pergi ke dapur untuk mengambil beberapa buah cabe. Mari kita praktek menanam cabe sekarang juga! Dan, kalau Sahabat Organik ada pertanyaan atau ingin berkonsultasi mengenai topik ini, jangan sungkan untuk mengontak kami. Silakan telepon atau SMS ke nomor pak Rahmat: 0812-1456-296. Atau, kirim email ke: r_r4f@yahoo.com 

Ikuti terus artikel-artikel kami yang menarik ini… :) . Wassalamu’alaikum.

TaniOrganik.com

 

 

Artikel lainnya:

 

 

 

Incoming search terms:

Bookmark this on Google Bookmarks
Bookmark this on Delicious
Share on LinkedIn
Bookmark this on Yahoo Bookmark

Satu komentar untuk Yuk, Rame-rame Menanam Cabe Merah Secara Organik di Halaman Rumah! [BAGIAN 1]

  • bagus artikelnya, lengkap penjelasannya,,,, untuk tani organik bisa tidak pesen artikel tentang cara menanam cabe dalam pot,,, hehe soalnya lg butuh nie,,,
    terimakasih

Comment

CAPTCHA
Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>