• rafraf
  • Kesaksian
  • Komentar Dinonaktifkan pada Panen Padi Organik 11 Ton per Hektar dengan Pupuk BMW, Pencapaian Yang Terus Meningkat (Pak Bambang, Jombang 2016)

Perolehan panen padi 11 ton per hektar bukan perkara mudah, bahkan untuk sebagian besar petani hanya bisa berharap saja. Karena faktanya, rata-rata petani kita hanya bergerak di kisaran 5-6 ton per hektar. Tentu sangat rendah bila dibandingkan negara-negara jiran penghasil padi seperti Thailand dan Vietnam. Semakin menurunnya kualitas tanah akibat penerapan pupuk kimia yang tak kunjung berhenti dan pola budidaya yang tidak berubah, adalah biang utama mengapa perolehan panen padi kita cenderung merosot dari waktu ke waktu. Padahal kalau saja para petani kita mau mencoba pada konsep alami yaitu pertanian organik, hasilnya insya alloh akan lebih baik walau mungkin setahap demi setahap.

Berikut ini kami tampilkan kesaksian dari mitra Tani Organik dari Jombang yaitu pak Bambang yang kini semakin hebat saja perolehan panen padinya sejak beralih ke konsep pertanian padi organik. Pak Bambang ini sudah beberapa musim menggunakan produk-produk Bumi Makmur Walatra untuk pertanian padinya yang berhektar-hektar. Laporan terakhir yang kami peroleh dari beliau (Juli 2016) bahwa panen padinya kini melintas 11 ton per hektar. Luar biasa. Kepuasan dengan hasil panen padinya yang meningkat drastis, semakin membuat pak Bambang percaya diri dan menaruh harapan besar kepada Bumi Makmur Walatra untuk semakian berkembang guna memajukan pertanian organik di tanah air.

Hamparan padi yang sehat dan subur dengan konsep pertanian padi organik BMW
Hamparan padi yang sehat dan subur dengan konsep pertanian padi organik BMW

Pak Bambang bertutur bahwa kondisi tanaman padinya alhamdulillah sehat dan subur, sementara padi tetangga malah tumbang oleh serangan wereng coklat yang merebak di wilayah tersebut. Untuk mengantisipasi wereng ini, pak Bambang menggunakan produk ANTILAT dari kami.

Padi tetangga (kiri) tumbang dan terserang wereng. Padi pak Bambang (kanan) tetap tegar berdiri dan tanpa gangguan wereng yang signifikan.

Terlihat jelas dengan konsep pertanian organik BMW padi pak Bambang tetap hijau segar baik batang maupun daunnya meski sudah mendekati panen.
Terlihat jelas dengan konsep pertanian organik BMW padi pak Bambang tetap hijau segar baik batang maupun daunnya meski sudah mendekati masa panen.
Perbedaan mencolok dengan padi tanpa aplikasi BMW, kondisi rusak parah.
Perbedaan mencolok dengan padi tanpa aplikasi BMW, kondisi rusak parah.
Prestasi yang membanggakan, panen padi organik 11 ton per hektar. Varietas yang ditanam Inpari 4.

Pola penanaman padi yang diterapkan pak Bambang adalah jajar legowo 2:1. Sementara itu produk Bumi Makmur Walatra yang dipakai adalah POC BMW, ANTILAT, dan NOPATEK.

Bagaimana sahabat TaniOrganik, masih ragu untuk menerapkan pola budidaya padi organik? Bergabunglah bersama kami dan ikuti jejak mitra-mitra kami yang telah berhasil membuktikannya.  wassalamu’alaikum…