MANTAP! Hasil Aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) BMW pada Tanaman Padi

6 March, 2017 Teknik Budidaya  Komentar

MANTAP! Hasil Aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) BMW pada Tanaman Padi

Artikel kali ini megajak kita menengok sejenak tanaman padi milik Kang Agus di Singaparna, Tasikmalaya, Jabar. Kang Agus ini orangnya masih muda, sekitar 35 tahunan, dan kebetulan dia ini kawan kami. Kami secara pribadi salut karena “pemuda uzur” yang satu ini sudah membina para petani padi di wilayahnya cukup lama dan konon lahan garapannya mencapai 20 ha. Tentu bukan pekerjaan yang mudah untuk terjun langsung seperti Kang Agus, sampai-sampai kami perhatikan kulit Kang Agus menjadi gosyong terbakar sinar mentari setiap hari… 🙂

Berbicara padi atau beras, Kab. Tasikmalaya (khususnya Singaparna) termasuk salah satu lumbung padi andalan Jawa Barat, meskipun mungkin volumenya masih di bawah sentra-sentra padi lainnya seperti Karawang. Padi Singaparna juga cukup terkenal karena kualitasnya yang bagus.

Hasil aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) BMW ke padi2

Pertumbuhan padi yang pesat dan seragam setelah penyemprotan Pupuk Organik Cair (POC) BMW

Baiklah, bahasan kita memang bukan mengupas biografi atau profil Kang Agus, bukan pula tentang beras atau padi Singaparna. Yang kita fokuskan adalah bagaimana pertumbuhan tanaman padi milik Kang Agus setelah pengaplikasian produk kami: Pupuk Organik Cair (POC) BMW.

Seperti yang kita lihat, tanaman padi milik Kang Agus nampak subur, pertumbuhannya seragam. Daunnya lebar-lebar, hijau kebiruan dan jauh dari kesan menguning. Menurut Kang Agus, tanaman padinya ini sudah 3x disemprot dengan Pupuk Organik Cair (POC) BMW dari Bumi Makmur Walatra.

Hasil aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) BMW ke padi1

Daun padi lebar-lebar, hijau kebiruan dan jauh dari kesan menguning

Dalam uji coba ini, luas lahan yang diberi aplikasi POC BMW sekitar 350 bata atau kurang lebih 1/2 ha. Usia tanaman 1,5 bulan.

Hasil aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) BMW ke padi4

Dalam usianya yang masih muda, tanaman padi menunjukkan pertumbuhan yang lebih pesat dibanding normalnya.

Nggak Perlu Repot Mengatasi Hama

Kita saksikan juga bahwa sejauh ini tidak ditemukan serangan hama dan penyakit yang berarti pada tanaman padi Kang Agus. Hal ini mungkin karena pertumbuhan padi yang sehat sehingga meningkatkan daya tahan tanaman. Selain itu, Pupuk Organik Cair (POC) BMW secara alami memang memiliki aroma khas yang kurang disenangi oleh hama sehingga beberapa jenis hama dengan sendirinya menyingkir.

Perlu diketahui bahwa hama dan penyakit tanaman padi tak kalah dahsyat dari komoditas pertanian lainnya, serangan bisa dimulai sejak awal masa pertumbuhan sampai menjelang panen. Hama yang paling umum antara lain penggerek batang, wereng coklat, wereng hijau, tikus, belalang, hawar daun bakteri (HDB), blas dan sebagainya. Hama-hama ini harus diwaspadai dan harus dilakukan pengendalian secara cepat dan tepat. Jika tidak, kerusakan berat di depan mata dan tak jarang menggagalkan panen.

Hasil aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) BMW ke padi5

Tanaman padi dengan anakan yang banyak dan tebal-tebal, rata-rata 50 anakan.

Pupuk Organik, dapat Menghemat Pupuk Kimia Sampai 50%

Penanaman padi yang dilakukan Kang Agus memang masih menerapkan metode konvensional atau cara lama, bukan metode SRI maupun sistem legowo, bukan pula sistem Pertanian Organik murni karena masih menggunakan pupuk Urea. Walaupun begitu, menurut Kang Agus, khusus untuk uji coba ini tanaman padi miliknya hanya diberi pupuk kimia (Urea) satu kali saja di awal pertumbuhan, selanjutnya tidak akan dilakukan pemupukan susulan. Dan ternyata sampai saat ini, pertumbuhan tanaman oke-oke saja malah lebih bagus dibanding yang lain.

Biasanya Kang Agus dan petani sekitar sudah melakukan pemupukan kimia 2 kali untuk usia tanaman yang sama. Maka dari sini saja kita bisa menyimpulkan bahwa dengan sistem pertanian organik, kita bisa menghemat penggunaan pupuk kimia paling tidak sampai 50%!

Hasil aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) BMW ke padi6

Pemupukan organik dapat menghemat pupuk kimia sampai 50%, dengan pertumbuhan yang labih bagus!

Kang Agus sudah mengutarakan bahwa ia ingin beralih ke sistem pertanian organik murni — sebagaimana harapan dan anjuran kami — seandainya saja dalam uji coba-uji coba yang dilakukan saat ini dapat membuahkan hasil nyata, tidak mengecewakan, atau memberikan nilai tambah yang lebih baik dibandingkan metode konvensional (basis kimia), yang selama ini menjadi andalan para petani.

Hasil aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) BMW ke padi3

Pak Yudi (tim Bumi Makmur Walatra) tengah memantau pertumbuhan tanaman padi Kang Agus.

Dengan semakin mewabah dan menggemanya gaung “PERTANIAN ORGANIK” di negeri tercinta ini, kita harapkan beberapa waktu ke depan program swasembada pangan (khususnya beras) yang dicanangkan pemerintah dapat terwujud dan tidak ada lagi istilah “beras raskin”, “nasi aking”, “nasi tiwul”, dan katabelece lainnya yang bikin kita mengurut dada…

 

*** BANGKITLAH PASUKAN-PASUKAN MUDA PECINTA PERTANIAN ORGANIK ! ***

 

Terimakasih sahabat TaniOrganik atas kunjungannya. Kalau laman ini bermanfaat silakan dishare di Facebook atau Twitter. Ditunggu pula partisipasinya untuk mengisi komentar pada form di bawah.
PEMESANAN PRODUK : 0896-6673-9495

KESAKSIAN HASIL APLIKASI

Berikut ini kami tampilkan sebagian hasil aplikasi Pupuk Organik Cair POC BMW dari berbagai kota. Nampak bahwa Pupuk Organik Cair POC BMW memberi pengaruh yang luar biasa pada pertumbuhan tanaman, kuantitas dan kualitas hasil panen.

  • Cabe merah berbuah super lebat (Bpk Agus, Banyuwangi). Penyemprotan dengan POC BMW yang mengandung hormon buah yang tinggi.

tags:

Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>