Iseng-iseng Berhadiah: Menanam Kangkung Organik di Lahan Kritis

3 November, 2013 Teknik Budidaya  Komentar

Iseng-iseng Berhadiah: Menanam Kangkung Organik di Lahan Kritis

Memanfaatkan lahan yang menganggur di sekitar kita dapat memberikan pemasukan yang lumayan. Saat Sahabat memetik hasilnya, Sahabat akan merasakan bahwa betapa berartinya sepetak lahan dan betapa besar karunia yang diberikan Tuhan. Dan saat kita merenunginya lebih jauh, maka akan terasa betapa dzalimnya diri kita saat kita memiliki sepetak lahan namun dibiarkan begitu saja tanpa mengolahnya atau memanfaatkannya untuk sesuatu yang positif. Bagaimana pertanggungjawaban kita kelak di hadapan Tuhan??

Dengan menghidupkan lahan-lahan tidur dan kritis, insya allah tidak ada kata "pengangguran" di bumi Indonesia

Gambar 1. Dengan menghidupkan lahan-lahan tidur dan kritis, insya allah tidak ada kata “pengangguran” di bumi Indonesia

Episode kali ini, kita akan menengok sepetak lahan kecil di pinggiran kota Tasikmalaya. Adalah bapak Entas, seorang petugas security yang menyisakan waktu luangnya untuk menanam kangkung. Di sepetak lahan kecil, dengan kondisi tanah yang keras dan “mengenaskan” karena kekeringan, di balik angkuhnya benteng  pembangunan perumahan yang terus menggerus lahan pertanian yang produktif di sekitarnya.

Lahan tetangga di sebelahnya, bukannya dimanfaatkan untuk bercocok tanam malah diurug dengan batu kerikil sehingga bertahun-tahun menganggur tidak bisa ditanami. Entah apa tujuannya..

Gambar 2. Lahan tetangga di sebelahnya, bukannya dimanfaatkan untuk bercocok tanam malah diurug dengan batu kerikil sehingga bertahun-tahun menganggur tidak bisa ditanami. Entah apa tujuannya..

Bermodalkan kemauan yang keras dan dana seadanya, Bapak Entas tidak lantas menyerah dengan kondisi yang ada. Kendala kesulitan air akibat kemarau, diakalinya dengan menggali sumur alakadarnya. Alhamdulillah, hanya kedalaman 3-4 meter saja air tanah ternyata tersedia cukup untuk menyirami tanaman di sepetak lahan ini.

Jangan menyerah dengan kondisi alam. Carilah dengan keras dan cerdas berbagai solusinya!

Gambar 3. Jangan menyerah dengan kondisi alam. Carilah dengan keras dan cerdas berbagai solusinya!

Tanaman yang dibudidaya pak Entas adalah kangkung darat, bukan kangkung air. Memang cocok untuk ditanam di lahan tidur seperti ini. Pada saat kunjungan, usia tanaman baru beberapa hari saja setelah tabur benih. Beberapa daun sudah muncul dan tinggi tanaman sekitar 10-15 cm.

Tanaman kangkung usia muda, dengan bermodalkan tanah saja taanpa pupuk dasar.

Gambar 4. Tanaman kangkung usia muda, dengan bermodalkan tanah semata tanpa pupuk dasar.

Saking ngiritnya, konon tidak diberikan pupuk dasar sama sekali pada saat pembuatan bedeng. Tidak pupuk kimia, tidak pupuk kandang. Murni tanah saja. Saya tersenyum dan geleng-geleng kepala…  Tapi biarlah, kita coba saja bagaimana hasilnya jika tanaman tersebut kita terapi dengan POC BMW.

30 hari kemudian, tepatnya 1 Nopember 2013, kami berkunjung lagi. Dan ternyata, tanaman kankung pak Entas nampak sehat dan montok. Alhamdulillah, saat kami perhatikan lebih dekat, batang tanaman nampak gendut-gendut dan panjang. Daunnya lebar, lapisan lilin di permukaan daun sangat kentara, dan warna daun hijau segar, sangat menggoda untuk disantap 🙂

Setelah penyemprotan POC BMW sebanyak 3 kali, alhamdulillah tanaman kangkung pak Entas tumbuh subur.

Gambar 5. Setelah penyemprotan POC BMW sebanyak 3 kali, alhamdulillah tanaman kangkung pak Entas tumbuh subur.

Tanaman kangkung memang mudah untuk dibudidayakan. Sangat baik untuk latihan bercocok tanam bagi pemula. Saya sering sarankan, bagi siapa pun yang ingin belajar bertani, MULAILAH DARI YANG MUDAH DULU. Jangan pernah tergoda untuk menanam jenis tanaman yang rumit untuk dibudidayakan dan berbiaya besar, meskipun konon hasil panennya “selangit”. Bersahajalah dulu agar tidak menyesal. Menanam kangkung, sosin, phak coy, buncis, kacang-kacangan, insya allah tidak terlalu berisiko – dibandingkan cabai dan tomat. Selain biayanya relatif ringan, panennya pun cepat. Bahkan sayuran daun seperti kangkung, selada dan sosin, umumnya sudah bisa kita panen dalam usia sebulan lebih seminggu atau sepuluh hari saja.

Daun nampak lebar-lebar dan hujau segar. Sementara itu kami belum menerapkan ANTILAT untuk penanggulangan hamanya, karena memang tidak begitu riskan.

Gambar 6. Daun nampak lebar-lebar dan hujau segar. Sementara itu kami belum menerapkan ANTILAT untuk penanggulangan hamanya, karena memang tidak begitu riskan.

Bila dihitung dari sisi biaya, budidaya kangkung pak Entas ini memang super duper ngirit, karena hanya bermodalkan POC BMW dan beli benih saja. Biaya tenaga kerja tidak ada karena memang cukup digarap oleh pak Entas sendiri.

Tanaman kangkung siap panen dalam 3-4 hari lagi. Dengan modal seadanya, toh bsa menghasilkan. Kenapa tidak kita coba? Ayo bergerak..!!

Gambar 7. Tanaman kangkung siap panen dalam 3-4 hari lagi. Dengan modal seadanya, toh bisa menghasilkan. Nggak perlu muluk-muluk, nggak perlu berandai-andai. Kenapa tidak kita coba? Ayo bergerak..!!

Bila Sahabat memang masih pemula, berikut ini cara sederhana menanam kangkung organik:

  1. Cangkuli tanah sampai lembut benar, dan dibuat bedengan dengan lebar 1 m, tinggi 40 cm. Jarak antar bedengan 60 cm. 
  2. Lalu tabur pupuk dasar, berupa kotoran ayam atau kambing. Lebih bagus bila kombinasi keduanya. Dosisnya sekitar 4 kg per meter persegi. Dengan sentuhan POC BMW, kita tidak perlu menambahkan pupuk kimia sama sekali.
  3. Kemudian semprot kotoran tersebut dengan POC BMW. Dosisnya 3 tutup botol per 17 liter air. Ini agar kotoran cepat matang dan mikroba penyubur dari POC BMW berkembang.
  4. Kotoran kemudian diaduk-aduk dengan tanah, dan bedengan dirapikan.
  5. Setelah itu lahan diistirahatkan selama minimal 2 minggu.
  6. Setelah masa istirahat, maka benih siap ditabur/ditanam. Siram dulu lahannya sampai benar-benar basah.
  7. Lalu lakukan penanaman dengan cara: membuat lubang tanam pakai telunjuk atau bambu pada bedengan, sedalam 1 cm. Masukkan benih kangkung sebanyak 1-2 butir per lubang. Lalu lubang ditutup tipis dengan tanah. Agar tanamannya berkembang besar-besar, jarak antar lubang tanam harus agak lebar, sekitar 25-30 cm.
  8. Selanjutnya Sahabat tinggal menyiram lahan secara rutin setiap hari, minimal 2 kali dalam sehari jika cuaca kering. Kalau cuaca basah/hujan, maka jangan disiram.
  9. Untuk merangsang tanamannya tumbuh subur dan berdaun lebar, lakukan penyemprotan dengan POC BMW sekitar 7 atau 10 hari sekali.
  10. Untuk menghindari serangan penyakit, terutama busuk, pastikan bedengan tidak terendam air.  Hindari juga penyiraman pada saat cuaca basah/lembap.
  11. Untuk mengatasi hama pemakan daun dan tangkai, seperti belalang, ulat, kutu, coba disemprot dengan insektisida organik ANTILAT.

Selamat mencoba, semoga berhasil dan diberkahi. Bila ada yang ingin ditanyakan, silakan sms saya: 0821-1547-5387 .

 

***

 

Terimakasih sahabat TaniOrganik atas kunjungannya. Kalau laman ini bermanfaat silakan dishare di Facebook atau Twitter. Ditunggu pula partisipasinya untuk mengisi komentar pada form di bawah.
PEMESANAN PRODUK : 0896-6673-9495

KESAKSIAN HASIL APLIKASI

Berikut ini kami tampilkan sebagian hasil aplikasi Pupuk Organik Cair POC BMW dari berbagai kota. Nampak bahwa Pupuk Organik Cair POC BMW memberi pengaruh yang luar biasa pada pertumbuhan tanaman, kuantitas dan kualitas hasil panen.

  • Cabe merah berbuah super lebat (Bpk Agus, Banyuwangi). Penyemprotan dengan POC BMW yang mengandung hormon buah yang tinggi.

tags:

Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>