Kategori: Pupuk Oganik

Cara Menanam Bibit Jambu Air Madu Deli Tanpa Kompos atau Pupuk Kandang

13 December, 2015 Teknik BudidayaPupuk Oganik  Komentar

Cara Menanam Bibit Jambu Air Madu Deli Tanpa Kompos atau Pupuk Kandang - Halo sahabat Tani Organik yang senang berkebun, ulasan artikel kali ini saya akan membagikan cara menanam bibit jambu air madu deli tanpa kompos atau pupuk kandang. Biasanya untuk menanam bibit dibutuhkan tambahan kompos atau pupuk kandang, agar media tanam kaya akan nutrisi baik bagi tanaman. Namun, bagi sahabat Tani Organik yang berada di perkotaan, mungkin kesulitan mendapatkan kompos atau pupuk

lanjut baca

Cara Sederhana Membuat Kompos dari Sisa Ikan

8 September, 2015 Pupuk Oganik  Komentar

Sisa-sisa ikan yang kita konsumsi sayang sekali kalau kita buang!

Mari kita sulap sisa-sia ikan - seperti kepala, tulang, ekor, sirip – menjadi pupuk yang jitu dengan cara merubahnya menjadi kompos ikan. Dengan kompos ikan, Anda tidak perlu lagi membutuhkan Urea, ZA, atau sumber Nitrogen sintetis lainnya untuk kebun Anda karena kompos ikan sudah lebih dari cukup. Para ahli telah menghitung bahwa komposisi N-P-K yang dikandung kompos ikan yakni sekitar 5-1-1. Jadi, sudah cukup baik untuk

lanjut baca

Kompos vs Pupuk Kimia

8 September, 2015 Pupuk Oganik  Komentar

Pilih mana, pupuk kompos/organik atau pupuk kimia?

Kompos vs pupuk kimia selalu menjadi perdebatan yang menarik. Kompos dan pupuk kimia sama-sama bisa menambahkan nutrisi pada tanah yang akan membantu pertumbuhan tanaman dalam jangka pendek. Meski demikian, kompos dapat bekerja secara lebih alami. Bahan organik yang digunakan pada kompos seperti daun kering, kotoran hewan, serta sampah organik lainnya dapat dihancurkan di dalam tanah dan menjadi makanan bagi mikroorganisme. Pupuk kimia lebih

lanjut baca

Bagaimana Cara Kompos Bekerja?

8 September, 2013 Pupuk Oganik  Komentar

Apakah Kompos Itu?

Kompos adalah makanan bagi kebun Anda. Seperti halnya manusia yang membutuhkan makanan sebagai sumber energi, begitu juga halnya dengan tanah di kebun. Penanaman dengan intensitas yang tinggi akan menghisap nutrien yang terkandung di dalam tanah untuk kebutuhan tanaman dan membuat tanah menjadi mengeras serta kekurangan oksigen. Cara terbaik untuk menutrisi serta memperkaya kandungan nutrien pada tanah di kebun Anda adalah dengan menambahkan kompos. Ketika

lanjut baca
1 2 3 4