Cara Menanam Sawo Manila Di Lahan Perkebunan

19 March, 2014 Teknik Budidaya  Komentar

Cara Menanam Sawo Manila Di Lahan Perkebunan – Halo sahabat Tani Organik semua, semoga selalu sehat untuk dapat melaksanakan aktifitasnya. Dihari yang cerah ini, saya akan mengulas tentang cara menanam sawo manila di lahan perkebunan. Sawo merupakan salah satu buah yang rata-rata sangat digemari oleh masyarakat. Tanaman sawo banyak tumbuh di daerah tropis seperti di Indonesia ini, buah yang memiliki rasa manis segar, lembut, dan berkulit tipis. Banyak varietas-varietas unggul seperti sawo manila yang banyak dibudidayakan di negara kita. Selain gemar konsumsi akan rasa manisnya dari buah sawo manila, terdapat banyak manfaat juga bagi kesehatan tubuh kita. Kandungan vitamin C dan A pada sawo akan meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh, sehingga tubuh tidak mudah sakit. Tak hanya buah, kayu dari tanaman sawo pun memiliki kualitas baik untuk dimanfaatkan. Prospek untuk dijadikan bisnis juga sangat menjanjikan dimana masyarakat kita sangat gemar mengonsumsi buah sawo dan permintaan pasar sangat besar. Bergegas untuk membudidayakan tanaman sawo manila ini merupakan pilihan yang paling baik untuk dijadikan bisnis dan dinikmati sendiri. Untuk panduan menanamnya akan diulas dibawah ini, silahkan simak..

Cara Menanam Sawo Manila Di Lahan Perkebunan

Cara Menanam Sawo Manila Di Lahan Perkebunan

1. Memilih Bibit Sawo Manila yang Berkualitas

Bibit yang berkualitas unggul akan tumbuh baik dan menghasilkan buah berkualitas juga, dari itu pembibitan atau memilih bibit harus sesuai kriteria. Jika kita membibitkan sendiri bisa dengan generatif atau vegetatif namun usahakan dari induk yang berkualitas. Dan apabila tidak ingin ribet membibitkan sendiri, sahabat bisa mendapatkannya di toko bibit setempat. Yang harus diperhatikan dalam memilih bibit yaitu sehat dan bebas hama penyakit, berbatang kokoh tidak kurus dan kering, daun hijau segar tidak layu dan kuning, bercabang rindang.

2. Menentukan Lokasi Penanaman

Tanaman sawo manila tumbuh baik untuk ditanam pada dataran rendah sampai tempat dengan ketinggian 1200 m dpl. Namun meski tanaman sawo merupakan tanaman yang mudah tumbuh, kriteria area yang diharapkan bagi pertumbuhannya meliputi bersih dari rumput liar, tanah gembur dan kaya akan unsur hara, usahakan tidak ternaungi sehingga bisa tersinari matahari secara full.

3. Menggali Lubang Tanam

Lubang tanam kita buat untuk tempat penanaman bibit. Gunakan cangkul untuk mempermudah proses penggalian lubang tanam dengan ukuran lubang tanam kisaran 50x50x50cm. Disamping itu siapkan juga campuran tanah + kompos/pupuk kandang yang telah terfermentasi + sekam yang nantinya bahan untuk menutup lubang tanam agar media kaya akan nutrisi.

4. Mengistirahatkan Lahan

Sebelum langsung penanaman bibit, sebaiknya lubang tanam yang baru dibuat diistirahatkan dulu sekitar 2-3 harian. Biarkan tersinari matahari full supaya bakteri jahat pada lubang tanam mati.

5. Penanaman

Jika lahan tanam sudah diistirahatkan, saatnya mulai menanam bibit sawo manila. Letakkan perakaran bibit sawo pada lubang tanam, apabila sahabat mendapatkan bibit dari toko bibit biasanya bibit sudah tertanam dalam polybag. Tinggal kita sobek plastik polybag, langsung letakkan pada lubang tanam. Posisikan bibit tegak lurus jangan sampai miring.

6. Menutup Lubang Tanam

Selesai meletakkan bibit pada lubang tanam, segera tutup dengan media campuran tanah + kompos + sekam yang telah kita buat tadi. Tutup sampai rata dan padatkan sedikit untuk mengokohkan tanaman sawo.

7. Penyiraman

Penyiraman pertama dilakukan setelah penanaman diatas selesai. Siramlah semua tanaman dan media tanam hingga meresap namun jangan sampai becek. Penyiraman bisa dengan menggunakan alat seperti gembor atau embrat untuk hasil yang maksimal.

8. Memasanga Ajir

Pemasangan ajir berguna untuk menyokong tanaman baru supaya tanaman bisa tumbuh tegak lurus dan tidak mudah roboh. Pemasangan ajir memang dianjurkan pada penanaman bibit sawo manila ini. Ajir bisa kita buat dari bahan bambu dengan ukuran kisaran 1,5 meter.

9. Pemupukan Rutin

Pemberian nutrisi secara berkala pada tanaman sangat dianjurkan untuk penyerapan nutrisi tumbuhnya. Suplay nutrisi secara rutin pada tanaman sawo manila akan tumbuh secara cepat dan optimal, menjadikan tanaman sehat kebal dari serangan penyakit. Pemberian pemupukan rutin pada tanaman bisa menggunakan 2 cara, berikut resepnya.

  • Cara Kombinasi Kimia : 20 butir NPK buah + 1 kg kompos/pupuk kandang + 1 sdt POC BMW
  • Cara Organik : 1 sdm KOCOR BMW + 1 sdt POC BMW

Lakukan pemupukan ini secara rutin 1 bulan sekali.

10. Merangsang Pembungaan/Pembuahan

Tanaman sawo manila dapat menghasilkan buah kisaran 1 – 2 tahunan. Untuk mempercepat munculnya buah dan menghasilkan buah yang lebih berkualitas, perlu kita berikan hormon perangsang buah. Hormon perangsang buah yang sering saya berikan yaitu POC BMW. Sudah tidak diragukan lagi hormon perangsang buah, batang dan daun POC BMW dapat reaksi baik pada tanaman. Cara aplikasi POC BMW dengan disemprotkan kebagian tanaman dengan dosis 2-3 tutup POC BMW + 1 tangki 15 liter air. Jika tanaman sawo manila sudah besar, aplikasinya bisa dengan mengerik batang utama (asal luka) 30cm, kemudian kuaskan POC BMW pada batang yang telah dikerik. Lakukan dengan interval 7-10 hari sekali.

11. Perawatan

Bukan sekedar pemupukan saja untuk menghasilkan tanaman sehat dan tumbuh subur, perawatan lain pun sangat menunjang tanaman agar tumbuh maksimal seperti, rajin menyiram 1-2 kali sehari secukupnya, rajin membersihkan sampah atau rumput yang tumbuh disekitaran tanaman.

12. Hama dan Penyakit Tanaman Sawo Manila

Tanaman sawo sering ditemukan gangguan hama seperti lalat buah (dacus sp), kutu hijau (Coccus viridis) dan kutu cokelat (Saissetia nigra). Dari gangguan hama tersebut bisa kita tanggulangi dengan menyemprotkan insektisida hayati ANTILAT 5 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air. Tak hanya hama, tanaman sawo pun sering terjangkit penyakit seperti penyakit jamur upas, jamur jelaga, busuk buah, hawar benang putih. Cara pengendaliannya cukup dengan semprotkan fungisida hayati NOPATEK 5 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air.

Demikian ulasan kita mengenai Cara Menanam Sawo Manila Di Lahan Perkebunan, Tanaman yang berpotensi peluang bisnis besar memang seharusnya kita coba, apalagi teknik untuk membuat kesuburan tanaman sudah banyak dishare seperti yang telah kita bahas. Semoga dapat membantu sahabat Tani Organik semua. Selamat mencoba..

Terimakasih sahabat TaniOrganik atas kunjungannya. Kalau laman ini bermanfaat jangan pelit ya untuk men-share di Facebook atau Twitter. Ditunggu pula partisipasinya untuk mengisi komentar pada form di bawah.
PEMESANAN PRODUK :
  • SMS/Telp: 0821-1547-5387
  • WhatsApp: 0896-6673-9495
  • BBM: 53551D73
  • Email: pelanggan@taniorganik.com

*****

KESAKSIAN HASIL APLIKASI

Berikut ini kami tampilkan sebagian hasil aplikasi Pupuk Organik Cair POC BMW dari berbagai kota. Nampak bahwa Pupuk Organik Cair POC BMW memberi pengaruh yang luar biasa pada pertumbuhan tanaman, kuantitas dan kualitas hasil panen.

  • Cabe merah berbuah super lebat (Bpk Agus, Banyuwangi). Penyemprotan dengan POC BMW yang mengandung hormon buah yang tinggi.




tags:

Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>