Cara Budidaya Terong Di Lahan Pertanian

Print Friendly

Cara Budidaya Terong Di Lahan Pertanian – Halo sahabat Tani Organik se tanah air, di hari yang cerah ini kita bakar semangatnya untuk aktifitas yang akan kita lakukan. Topik kali ini kita akan membahas tentang cara budidaya terong di lahan pertanian. Terong ini tidak asing lagi bagi semua masyarakat termasuk masyarakat di Indonesia, sayuran ini kerap dijadikan bahan aneka olahan masakan, seperti tumis-tumisan, sayur kuah, dan sebagainya. Rasanya yang khas dan enak membuat diminati oleh masyarakat luas, selain itu manfaat dari terong ini sangat baik untuk kesehatan, kandungan nutrisi baik pada terong ini sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Sayuran terong atau Solanum melongena merupakan salah satu jenis sayuran tahunan semusim. Budidaya terong ini banyak terdapat di Indonesia, dan dipercaya sebagai asal muasal dari tanaman terong ini, selain di India. Sayuran ini banyak di temukan tumbuh liar di hutan-hutan kita. Tetapi, sekarang banyak dibudidayakan secara meluas.

Sayuran terong ini banyak ditemui di pasar tradisional maupun di pasar modern, karena permintaan masyarakat akan terong ini begitu tinggi. Jadi budidaya terong merupakan peluang usaha yang baik untuk memperoleh keuntungan. Keuntungan yang lebih, tergantung dari kondisi kualitas terong, perawatan dan cara budidayanya perlu diperhatikan. Bagi sahabat Tani Organik yang berniat untuk budidaya terong ini, silahkan ikuti cara budidaya dan cara perawatannya di bawah ini, insyaalloh hasilnya pun berkualitas..

Cara Budidaya Terong Di Lahan Pertanian
Cara Budidaya Terong Di Lahan Pertanian

Syarat Tumbuh Budidaya Terong

Budidaya terong ini dapat tumbuh baik pada dataran rendah maupun tinggi. Idealnya suhu udara untuk budidaya terong ini berkisar 22 – 30 ºC. Untuk jenis tanah yang paling baik untuk budidaya terong ini yakni jenis lempung berpasir, subur, memiliki bahan organik yang tinggi, aerasi dan drainase baik dengan pH tanah antara 6,8-7,3. Dari itu juga budidaya terong ini perlu mendapatkan sinar matahari yang cukup. Waktu penanaman nya cocok pada musim kemarau.

Pembibitan Budidaya Terong

Pembibitan budidaya terong dapat dilakukan dengan merendam benih terlebih dahulu ke dalam 1 mangkok air hangat+1 sdm POC BMW selama 10 -15 menit, tujuannya agar benih lebih capat berkecambah. Lalu benih tersebut dibungkus dengan kertas basah atau handuk basah atau juga kain basah yang digulung untuk diperam selama + 24 jam, kemudian persiapkan media semai dengan cara memadukan tanah dan pupuk kandang perbandinganya 2 : 1. Lalu masukkan campuran tersebut ke dalam polybag berukuran: tinggi ± 8 cm dan diameter 5 cm. Sebar benih dan ditutup bisa menggunakan daun pisang/penutup lainnya. Ketika benih terlihat berkecambah, penutupnya dibuka, dan persemaian di siram pada pagi dan sore hari. Apabila daun sudah memiliki empat helai dengan umur sekitar 1 – 1,5 bulan, benih telah siap untuk di pindah tanamkan.

Persiapan Lahan Budidaya Terong

Sebelum persemaian siap dipindahkan ke lahan tanam, kita perlu untuk mempersiapakan lahan untuk budidaya terong terlebih dahulu dengan cara membajak atau mencangkul posisi tanah dibawah berada diatas dan sebaliknya. Kemudian lahan budidaya terong diairi dengan cara di leb atau digenangi secara merata. Ini dilakukan sekitar 3-5 jam dan dilakukan pembajakan lagi supaya lebih mudah dalam membuat bedengan. Tambahkan pupuk dasar pada lahan budidaya terong berupa pupuk kandang yang telah di tambah dolomit dan bahan lainnya sebanyak 15 kg/ 10 m2. Jika tanah telah dicampur dengan pupuk dasar maka barulah dibentuk bedengan atau guludan yang bentuknya satu baris satu tanaman, jarak antar tanamannya berkisar 75 cm, dan selanjutnya dilakukan penutupan mulsa.

Penanaman Budidaya Terong

Apabila persemaian dan persiapan lahan untuk budidaya terong sudah siap, bisa langsung dilakukan penanaman. Pertama-tama buatlah lubang tanam secara berbaris, dua baris pada 1 bedengan dengan antar lubang tanam 60 cm dan antar baris jaraknya 70 cm. Untuk lebar dan kedalaman lubang disesuaikan dengan keadaan polybag bibit terong.

Lakukan penyiraman terhadap bedengan budidaya terong dengan air, sebelum benih dipindahkan karena tanaman terong ini cenderung tidak tahan pada kondisi kering. Kemudian pindahkan bibit dari persemaian budidaya terong ke lubang tanam satu lubang diisi dengan satu bibit tanaman. Dalam melakukan pemindahan perlu dengan hati-hati agar tidak merusak bibit, jaga supaya akar tanaman terong tidak putus atau rusak.

Pemupukan Budidaya Terong

I. Pemupukan Dasar untuk Budidaya Terong (pada saat olah lahan/pembuatan bedengan)

Pemupukan dasar pada budidaya terong dipadukan pada saat pengolahan lahan bedengan, hal ini bertujuan menambah nutrisi-nutrisi baik pada tanah untuk pertumbuhan budidaya terong. Berikut kita berikan 2 cara untuk pemupukan dasar pada budidaya terong. Bisa menggunakan cara pemupukan dasar budidaya terong secara organik ataupun pemupukan dasar budidaya terong secara kimia. Kedua cara tersebut sama saja, Namun lebih bagus memilih organik karena lebih alami. Sahabat Tani Organik dapat memilih salah satunya sesuai keinginan.

  • Cara Organik Pemupukan Budidaya Terong: pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) + dolomit + tepung ikan + tepung tulang/tepung bulu + disemprotnopatek + poc bmw
  • Cara Kimia Pemupukan Budidaya Terong: pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) + dolomit +  za + sp36 + kcl + disemprot nopatek + poc bmw
II. Pemupukan Susulan untuk Budidaya Terong

Untuk pemupukan susulan pada budidaya terong juga sangat diperlukan sekali agar budidaya terong menghasilkan kualitas buah yang baik dan maksimal. Dalam pemupukan susulan budidaya terong kita berikan 2 cara juga. Sahabat dapat menggunakan pemupukan susulan secara organik ataupun secara kimia. Silahkan pilih cara pemupukan mana yang sahabat minati.

CARA ORGANIK PEMUPUKAN SUSULAN BUDIDAYA TERONG

  • Pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) 1 karung + dolomit 4 kg + tepung ikan 4 kg + tepung tulang/tepung bulu 4 kg + nopatek 1 btl + poc bmw 1 btl. Semua bahan dimasukkan ke dalam drum 200 ltr, ditambahkan air sampai hampir penuh, diaduk rata. Kemudian drum ditutup rapat, dan diamkan 5 hari. Bahan siap digunakan.
  • Cara penggunaan: ambil 1/2 gayung pupuk dari peraman kemudian tambahkan air 1 ember falkon. Diaduk, lalu kocorkan ke tanaman terong, perbandingan dosis 100 ml per lubang tanam.

CARA KIMIA PEMUPUKAN SUSULAN BUDIDAYA TERONG

  • Pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) 1 karung + dolomit 4 kg +  za 4 kg + sp36 2 kg + kcl 3 kg + nopatek 1 botol + poc bmw 1 btl. Semua bahan dimasukkan ke dalam drum 200 ltr, ditambahkan air sampai hampir penuh, diaduk rata. Kemudian drum ditutup rapat, dan diamkan 5 hari. Bahan siap digunakan.
  • Cara penggunaan: ambil 1/2 gayung pupuk dari peraman kemudian tambahkan air 1 ember falkon. Diaduk, lalu kocorkan ke tanaman terong, perbandingan dosis 100 ml per lubang tanam.

Perawatan Budidaya Terong

Perawatan budidaya terong sangat di anjurkan sekali, untuk memperoleh hasil yang berkualitas baik. Yang pertama lakukan penyulaman terhadap budidaya terong setelah satu minggu. Tanaman yang terlihat layu atau terlihat tidah sehat serta pertumbuhannya abnormal dilakukan pencabutan. Pencabutan ini dilakukan dengan media tanamnya dan gantikan dengan bibit yang baru agar tidak mengurangi populasi tanaman.

Pemupukan susulan pada budidaya terong bisa mulai dilakukan dari 7 – 10 HST. Ulangi proses pemupukan 7-10 hari tergantung kesuburan dari budidaya terong itu sendiri. Selain dilakukan pemupukan susulan, penyiangan juga dapat dilakukan dengan membersihkan gulma-gulma atau rumput liar  yang berada disekitar bedengan. Bersihkan pula semak belukar yang bisa tumbuh di sekitar bedengan.

Kemudian pemasangan ajir yang bisa terbuat dari bambu atau kayu dapat dilakukan pada minggu ke 3 sebagai menopang pertumbuhan dari terong agar tumbuhnya dapat optimal.

Hama dan Penyakit Budidaya Terong

Beberapa hama yang kerap menyerang pada budidaya terong yakni antara lain: . Kumbang Daun (Epilachna spp.), Kutu Daun (Aphis gossypii Glover),  Tungau (Tetranynichus spp.), Ulat Tanah ( Agrotis ipsilon Hufn.), Ulat Grayak (Spodoptera litura F.), Ulat Buah ( Helicoverpa armigera Hubn), Kutu Daun Persik (Myzus persicae Sulzer), Lalat Buah (Bactrocera sp.), t hrips (Thrips parvispinus Karny). Untuk pengendalian hama-hama ini bisa menyemprotkan ANTILAT 4 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air
Selain hama, penyakit tanaman yang sering menyerang budidaya terong ini antara lain : Layu Bakteri,  Busuk Buah, Bercak Daun, Antraknose, Busuk Leher Akar, Rebah Sema, Mosaik, Busuk Daun, Penyakit Tepung. Penanggulangan penyakit-penyakit ini adalah dengan menyemprotkan NOPATEK 4 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air

Panen Budidaya Terong

Untuk pemanenan budidaya terong yang  pertama biasanya dilakukan setelah umur tanaman mencapai 70-80 hari sejak penanaman bibit. Kemudian,  panen selanjutnya dapat dilakukan setiap 3-7 hari sekali. Satu kali musim tanam budidaya terong, bisa mencapai 13-15 kali panen, bahkan lebih.

Pemanenan yang tepat dapat dilakukan di pagi dan sore hari. Cara pemanenannya dengan memetik buahnya dengan tangkainya. Setelah pemanenan dilakukan harus segera dipasarkan karena terong ini tidak tahan lama. Lakukan juga sortasi pada hasil panen budidaya terong berdasarkan ukuran dan warna buahnya.

Demikian pembahasan mengenai Cara Budidaya Terong Di Lahan Pertanian, semoga bermanfaat bagi sahabat Tani Organik yang ingin memulai untuk budidaya terong ini. Sukses dan tetap semangat..

Lihat juga artikel budidaya lainnya :

Terimakasih sahabat TaniOrganik atas kunjungannya. Kalau laman ini bermanfaat jangan pelit ya untuk men-share di Facebook atau Twitter. Ditunggu pula partisipasinya untuk mengisi komentar pada form di bawah.

PEMESANAN PRODUK :

  • SMS/Telp: 0821-1547-5387
  • WhatsApp: 0896-6673-9495
  • BBM: 53551D73
  • Email: pelanggan@taniorganik.com

*****

KESAKSIAN HASIL APLIKASI

Berikut ini kami tampilkan sebagian hasil aplikasi Pupuk Organik Cair POC BMW dari berbagai kota. Nampak bahwa Pupuk Organik Cair POC BMW memberi pengaruh yang luar biasa pada pertumbuhan tanaman, kuantitas dan kualitas hasil panen.

  • Cabe merah berbuah super lebat (Bpk Agus, Banyuwangi). Penyemprotan dengan POC BMW yang mengandung hormon buah yang tinggi.

tags:

The following two tabs change content below.

andi kuswandi

Latest posts by andi kuswandi (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Padepokan Tani Organik

Bumi Makmur Walatra (BMW)

Jl. Raya Tasik-Singaparna

Kacapi Indah Blok F No. 6

Kel/Kec. Mangkubumi
Kota Tasikmalaya 46181.

Provinsi Jawa Barat

Indonesia (+62)

SMS Center: 0821-1547-5387
WhatsApp: 0896-6673-9495
BBM: 53551D73
Email: orderbmw2@gmail.com

——————————————

PT. BUMI MAKMUR WALATRA


AKTA PENDIRIAN NO 152
NOTARIS HERI HENDRIYANA, SH., MH