Cara Budidaya Seledri Di Lahan Pertanian

Print Friendly

Cara Budidaya Seledri Di Lahan Pertanian – Halo, sahabat taniorganik setanah air, yang selalu semangat dalam aktifitasnya, tetap berusaha dalam memakmurkan negeri tercinta ini. Saya tidak bosan-bosan untuk berbagi tips-tips khususnya dalam teknik budidaya tanaman, dengan harapan semoga dapat membantu sahabat taniorganik yang ingin memulai dalam budidaya tanaman. Nah untuk kali ini kita akan membahas tentang cara budidaya seledri di lahan pertanian. mari kita simak penjelasan dari tanaman seledri terlebih dahulu..

Tanaman seledri atau Apium graveolens L sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Tanaman Seledri dikenal sebagai sayuran bumbu (penyedap rasa), juga digunakan sebagai penghias hidangan, ditaburkan pada soto, bakso atau bubur ayam. Ada juga yang mengatakan sebagai obat, penyembuh demam dan hypertensi, ada pula yang mengatakan manfaat tanaman seledri sebagai penyubur rambut.

Dalam usaha budidaya seledri, sangat cocok dibudiayakan pada dataran tinggi dengan ketinggian 1000-1200 meter dari permukaan laut. Namun budidaya seledri juga masih toleran dibudidayakan di dataran rendah. Tanaman seledri ini kurang tahan terhadap curah hujan yang tinggi.

Untuk jenis tanah yang dikehendaki dalam budidaya seledri yaitu tanah yang gembur dan mengandung banyak bahan organik seperti ditambahkan pupuk kandang. Seledri ini tumbuh baik pada tingkat keasaman tanah pH 5,5-6,5. Jika tanah tingkat keasamannya tinggi sebaiknya tambahkan kapur atau dolomit.

Persiapan Lahan Budidaya Seledri

Hal yang harus diperhatikan oleh sahabat taniorganik mengenai cara budidaya seledri adalah persiapan lahan. Selain harus ditanam pada lahan yang berada di dataran tinggi, sahabat taniorganik juga perlu memastikan bahwa lahan yang akan anda gunakan untuk budidaya seledri adalah lahan yang gembur dengan tingkat keasaman 5,5 sampai 6,8. Apabila tanah yang akan dijadikan lahan untuk budidaya seledri kurang gembur, maka anda perlu membajak atau mencangkul dan memberi pupuk kandang pada lahan tersebut.

Komposisi pupuk kandang yang dianjurkan pada budidaya seledri adalah 15 ton/ha. Sahabat taniorganik juga perlu membuat bedengan tempat tanam budidaya seledri yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran lahan. Selanjutnya lahan untuk budidaya seledri disiram air dan dibiarkan selama beberapa hari sampai reaksi yang terjadi di dalam tanah menjadi stabil.

Persemaian Dalam Budidaya Seledri

Untuk skala budidaya seledri penyemaiannya lebih efektif dilakukan secara generatif (penyemaian biji). Pilih benih dengan kualitas unggul dan sehat agar panen lebih maksimal.

  • Lakukan perendaman benih seledri dengan air hangat kuku selama -/+ 15 menit.
  • Membuat bedengan untuk penyemaian, dengan campuran tanah dan pupuk kandang sebanyak 2 kg/m2.
  • Membuat larikan/alur pada bedengan penyemaian budidaya seledri supaya benih tidak berhimpitan.
  • Taburkan benih pada larikan, usahakan supaya benih tidak terlalu rapat.
  • Tutup tipis dengan tanah yang sudah diayak, kemudian disiram dengan sprayer sampai lembab.
  • Benih seledri bisa dipindah tanam setelah berusia 1 bulan (telah memiliki 3 – 4 helai daun).

Teknik Penanaman pada Budidaya Seledri

Yang perlu diketaui ketika memindahkan bibit seledri ke bedengan pada budidaya seledri adalah jarak antara pohon seledri yang satu dengan yang lain. Jarak tanam pada budidaya seledri dapat bervariasi sesuai dengan varietas seledri yang dibudidayakan namun umumnya jarak yang digunakan adalah 40 x 40 cm. Apabila perlu, sahabat taniorganik bisa meletakkan dua sampai tiga tanaman seledri pada satu lubang yang sama. Jangan lupa untuk membuat parit di sekeliling bedengan yang digunakan untuk pengairan.

Pemupukan Budidaya Seledri

I. Pemupukan Dasar untuk Budidaya Seledri (pada saat olah lahan/pembuatan bedengan)

Pemupukan dasar pada budidaya seledri perlu dilakukan, untuk meningkatkan hara pada tanah. Ada 2 cara untuk pemupukan dasar untuk budidaya seledri yang kita berikan. Sahabat taniorganik dapat menggunakan cara pemupukan dasar budidaya seledri organik ataupun pemupukan dasar budidaya seledri secara kimia. Silahkan memilih salah satunya..

  • Cara Organik : pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) + dolomit + tepung ikan + tepung tulang/tepung bulu + disemprot nopatek + poc bmw
  • Cara Kimia : pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) + dolomit +  za + sp36 + kcl + disemprot nopatek + poc bmw
II. Pemupukan Susulan untuk Budidaya Seledri

Untuk pemupukan susulan pada budidaya seledri juga diperlukan sekali, selain untuk pertumbuhan tanaman sehat juga untuk merangsang pertumbuhan seledri agar montok dan subur. Pemupukan susulan budidaya seledri ada 2 cara juga versi Bumi Makmur Walatra. Sahabat taniorganik dapat memilih salah satunya..

CARA ORGANIK BUDIDAYA SELEDRI

  • Pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) 1 karung + dolomit 4 kg + tepung ikan 4 kg + tepung tulang/tepung bulu 4 kg + nopatek 1 btl + poc bmw 1 btl. Semua bahan dimasukkan ke dalam drum 200 ltr, ditambahkan air sampai hampir penuh, diaduk rata. Kemudian drum ditutup rapat, dan diamkan 5 hari. Bahan siap digunakan.
  • Cara penggunaan: ambil 1/2 gayung pupuk dari peraman kemudian tambahkan air 1 ember falkon. Diaduk, lalu kocorkan ke tanaman seledri, dosis 100 ml per pohon.

CARA KIMIA BUDIDAYA SELEDRI

  • Pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) 1 karung + dolomit 4 kg +  za 4 kg + sp36 2 kg + kcl 3 kg + nopatek 1 botol + poc bmw 1 btl. Semua bahan dimasukkan ke dalam drum 200 ltr, ditambahkan air sampai hampir penuh, diaduk rata. Kemudian drum ditutup rapat, dan diamkan 5 hari. Bahan siap digunakan.
  • Cara penggunaan: ambil 1/2 gayung pupuk dari peraman kemudian tambahkan air 1 ember falkon. Diaduk, lalu kocorkan ke tanaman seledri, dosis 100 ml per pohon.

Perawatan Budidaya Seledri

Selain cara penanaman dan pemupukan dalam budidaya seledri yang baik dan benar, kualitas tanaman seledri anda akan ditentukan dari cara perawatannya. Secara garis besar, perawatan seledri dapat dibagi menjadi dua kategori yaitu pemupukan dan pencegahan hama. Pada perawatan pemupukan susulan, sahabat taniorganik dapat dilakukan 7-10 hari sekali sesuai cara pemupukan susulan diatas, tergantung dari varietas seledri yang sahabat budidayakan.

Agar mendapatkan hasil panen yang optimal, sahabat juga harus memperhatikan kualitas pengairan terutama pada saat musim kemarau. Pada musim kemarau dianjurkan untuk melakukan penyiraman minimal satu kali setiap 10 hari. Perlu juga dilakukan penyiangan minimal setiap 15 hari sekali.

Hama dan Penyakit Pada Budidaya Seledri

Hama yang biasa menyerang dalam budidaya seledri adalah ulat tanah, bekicot, kutu daun dan tungau. Hama pada budidaya seledri dapat mengakibatkan kerugian pada hasil yang didapat karena banyak tanaman seledri yang rusak. Penanggulangan bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan insektisida organik ANTILAT 4 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air.

Selain hama yang sering mengganggu dalam budidaya seledri, penyakit yang biasanya ada pada budidaya seledri adalah bercak daun, layu bakteri, layu fusarium dan virus aster yellow. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara menggunakan benih yang tahan terhadap penyakit dan pengolahan tanah secara benar. Perlakuan secara organik dapat disemprotkan dengan fungisida hayati NOPATEK 4 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air.

Panen Hasil Budidaya Seledri

Ciri dan Umur Panen Budidaya Seledri

  • Umur tanaman seledri bisa 2-4 bulan setelah persemaian atau 1-3 bulan setelah tanam di kebun. Varitas Tall-Utah dipanen 3 minggu setelah tanam, varitas Kintsai dipanen 50 hari setelah tanam dan varitas Florida 683 dipanen 125 hari setelah tanam.
  • Pertumbuhan budidaya seledri yang maksimal, telah menghasilkan anakan-anakan, daun cukup banyak, dan mencapai ketinggian tertentu. Varitas Tall-Utah 61-66 cm, varitas Florida 56-61 cm.

Cara Panen Hasil Budidaya Seledri

Cara panen dalam budiaya seledri dengan memetik batang 1-2 minggu sekali atau mencabut seluruh tanaman, seledri potong dengan memotong tanaman pada pangkal batang secara periodik sampai pertumbuhan anakan berkurang, seledri umbi dipanen dengan memetik daun-daunnya saja dan dilakukan secara periodik sampai tanaman kurang porduktif.

Perkiraan Produksi Dari Budidaya Seledri

Dalam pertumbuhan budidaya seledri yang baik akan menghasilkan 50 kuintal per hektar. Seledri potongan TallUtah dapat menghasilkan lebih dari 100 ton/ha

Pascapanen Dalam Budidaya Seledri

Penyortiran dan Penggolongan Hasil Budidaya Seledri

Hasil panen budidaya seledri diseleksi dengan cara membuang tangkai daun seledri yang rusak atau terserang hama. Untuk membersihkan dari kotoran/tanah dan residu pestisida, seledri dicuci dengan air mengalir atau disemprot kemudian tiriskan di rak-rak. Sortasi seledri dari hasil budidaya seledri ini perlu dilakukan terutama jika seledri akan dipasarkan di pasar swalayan atau untuk keperluan ekspor. Sortasi dilakukan berdasarkan ukuran dan jenis yang seragam dan sesuai dengan permintaan pasar. Seledri diikat dengan ikatan plastik pada berat tertentu yang disesuaikan dengan permintaan pasar.

Pengemasan Hasil Budidaya Seledri

Hasil panen budidaya seledri yang telah diikat dimasukkan ke dalam wadah berupa karung goni (biasanya untuk dikirimkan ke pasar tradisional), dus karton atau wadah plastik (untuk kirimkan ke pasar swalayan atau ekspor).

Demikian artikel mengenai cara budidaya seledri di lahan pertanian, insyaalloh dengan tahapan-tahapan pengaplikasian cara budidaya seledri diatas, hasilnya pun akan optimal..

Lihat juga artikel mengenai budidaya lainya :

Terimakasih sahabat TaniOrganik atas kunjungannya. Kalau laman ini bermanfaat jangan pelit ya untuk men-share di Facebook atau Twitter. Ditunggu pula partisipasinya untuk mengisi komentar pada form di bawah.

PEMESANAN PRODUK :

  • SMS/Telp: 0821-1547-5387
  • WhatsApp: 0896-6673-9495
  • BBM: 53551D73
  • Email: pelanggan@taniorganik.com

*****

KESAKSIAN HASIL APLIKASI

Berikut ini kami tampilkan sebagian hasil aplikasi Pupuk Organik Cair POC BMW dari berbagai kota. Nampak bahwa Pupuk Organik Cair POC BMW memberi pengaruh yang luar biasa pada pertumbuhan tanaman, kuantitas dan kualitas hasil panen.

  • Cabe merah berbuah super lebat (Bpk Agus, Banyuwangi). Penyemprotan dengan POC BMW yang mengandung hormon buah yang tinggi.

The following two tabs change content below.

andi kuswandi

Latest posts by andi kuswandi (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Padepokan Tani Organik

Bumi Makmur Walatra (BMW)

Jl. Raya Tasik-Singaparna

Kacapi Indah Blok F No. 6

Kel/Kec. Mangkubumi
Kota Tasikmalaya 46181.

Provinsi Jawa Barat

Indonesia (+62)

SMS Center: 0821-1547-5387
WhatsApp: 0896-6673-9495
BBM: 53551D73
Email: orderbmw2@gmail.com

——————————————

PT. BUMI MAKMUR WALATRA


AKTA PENDIRIAN NO 152
NOTARIS HERI HENDRIYANA, SH., MH