Cara Budidaya Lada Di Lahan Pertanian

20 October, 2013 Teknik Budidaya  Komentar

Cara Budidaya Lada Di Lahan Pertanian – Halo sahabat Tani Organik se tanah air, semoga selalu ceria dan semangat tentunya, karena keceriaan dan semangat akan membuat aktifitas kita menjadi mudah dan hasilnya pun maksimal. Topik hari ini kita akan memaparkan tentang cara budidaya lada di lahan pertanian. Pasti sahabat Tani Organik tidak asing lagi dengan tanaman lada atau merica ini. Buah merica yang digunakan sebagai bumbu masak menjadi kebutuhan semua masyarakat setiap harinya. Membuat masakan menjadi lezat, menghangatkan badan, dan beraroma merangsang yang dapat menggairahkan selera nafsu makan kita. Budidaya lada atau merica ini sangat prospektif sekali untuk dijadikan usaha, karena kebutuhan dipasaran memang sangat tinggi. Bila sahabat Tani Organik berminat untuk budidaya lada ini, silahkan ikuti langkah-langkah budidayanya agar hasil yang didapat lebih maksimal. Sebelum kita bahas cara budidaya lada, kita simak penjelasan mengenai lada itu sendiri..

Lada sering disebut juga merica, atau dalam nama latinnya Piper nigrum L. merupakan salah satu rempah-rempah dari biji-bijian. Lada atau merica ini juga merupakan komponen wajib bagi masakan di dunia terutama di bagian barat (western) dan diketahui sebagai komoditi perdagangan penting. Salah satu penghasil budidaya lada terbesar di Indonesia yaitu di wilayah Provinsi Lampung. Negara Indonesia memiliki peranan sangat penting bagi perdagangan lada di dunia yang dikenal dengan pasokan lada putihnya “Muntok White Pepper” dan lada hitamnya ”Lampung Black Pepper”.

Cara Budidaya Lada Di Lahan Pertanian

Cara Budidaya Lada Di Lahan Pertanian

Syarat Tumbuh Budidaya Lada

Iklim untuk Budidaya Lada

Agar budidaya lada tumbuh dengan baik, maka perlu diperhatikan dari keadaan iklimnya, diantaranya curah hujan berkisar 2.000 – 3.000 mm/th, mendapatkan sinar matahari yang cukup kira-kira 10 jam sehari. Idealnya suhu udara berkisar 200C – 340C dengan kelembaban udara antara 50% – 100% lengas nisbi dan optimal antara 60% – 80% RH. Terlindung dari hembusan angin yang terlalu kencang

Media Tanam untuk Budidaya Lada

Yang harus diperhatikan untuk memulai budidaya lada yaitu dari kondisi media tanamnya, yakni tempat berada pada ketinggian 300 – 1.100 m dpl. Tanah harus subur dan mengandung banyak bahan organik. Dari itu juga tanah lahan tidak tergenang air atau tidak terlalu kering dengan pH tanah antara 5,5 – 7,0. Budidaya lada menghendaki pada warna tanah merah hingga warna merah kuning seperti Podsolik, Lateritic, Latosol, dan Utisol. Kandungan humus tanah kisaran pada kedalaman 1 – 2,5 m. Untuk kemiringan lahan maksimal (300).

Pembibitan Budidaya Lada

Untuk pembibitan budidaya lada dapat dihasilkan dari stek ataupun biji, berikut penjelasannya:

Bibit dari Biji

  • Bibit dari biji bisa dipakai apabila tidak ada lagi bahan dari stek karena bibit dari biji biayanya sangat mahal.
  • Bibit yang digunakan dari biji yang benar-benar sudah tua, dan dari buah biji yang terisolir yakni yang cirinya di­bungkus saat masih berupa bunga.

Bibit dari Stek.

Cara stek sangat banyak dipergunakan oleh petani karena mudah dan murah. Adapun syarat-syarat bahan untuk stek yang baik adalah:

  • Harus berasal dari sulur panjat yang pertumbuhannya keatas dan menempel pada pohon sandaran.
  • Stek memiliki panjang sekurang-kurangnya 7 ruas (Bisa diperoleh terus menerus dari satu tanaman lada).
  • Stek didapatkan dari batang yang telah sedikit mengayu dan dari tanaman lada yang telah berumur ± 2 tahun.
  • Pohon induk pertumbuhannya harus bagus, kuat, dan daun yang berwarna hijau tua.

Persiapan Lahan Budidaya Lada

Persiapan lahan untuk budidaya lada yang dilakukan adalah lahan dibersihkan dari rumput dan semak belukar. Kemudian lakukan pengajiran dengan jarak 2,5 M dalam barisan dan 4 M antar barisan. Pada lahan landai, pengajirannya mengikuti garis contour. Jika lahan sangat landai atau pada derajat kemiringannya tinggi diperlukan penyengkedan dengan mengikuti garis countour. Optimalnya untuk derajat kemiringan tanah budidaya lada adalah 15 %. Setelah selesai membersihkan lahan dan pengajiran, kemudian membuat lubang tanam dengan ukuran 40 x 40 x 40 cm. Untuk setiap lubang dibeikan pupuk dasardan dicampurkan dengan tanah lapisan atas sampai membentuk guludan setinggi ± 20 cm. Guludan tersebut dibiarkan 2 -4 minggu hingga guludan siap di gunakan. Guludan yang tersusut oleh air perlu diperbaiki dan areal di sekitar kebun perlu disediakan dengan saluran air.

Penanaman Budidaya Lada

Untuk penanaman budidaya lada yaitu dengan monokultur (jarak tanam 2m x 2m), namun bisa juga ditanam dengan tanaman lain seperti ditumpang sarikan. Penanaman budidaya lada sebaiknya pada musim hujan atau saat pergantian dari musim kemarau ke musim hujan, waktunya kisaran pukul 6.30 dipagi hari atau 16.30-18.00 disore hari. Penanamannya dilakukan dengan cara menghadapkan pada bagian yang ditumbuhi akar lekat kebawah, sedangkan untuk bagian belakang (yang tidak ditumbuhi akar lekat) dihadapkan keatas. tambahkan taburan pupuk dasar berkisar 0,75-100 gram/tanaman. Kemudian tutup lubang tanam oleh tanah galian bagian atas.

Pemupukan Budidaya Lada

I. Pemupukan Dasar untuk Budidaya Lada (pada saat olah lahan/pembuatan bedengan)

Pemupukan dasar pada budidaya lada harus dilakukan, hal ini bertujuan meningkatkan nutrisi baik pada tanah. Ada 2 cara yang kami berikan untuk pemupukan dasar untuk budidaya lada. Sahabat Tani Organik dapat menggunakan pemupukan dasar budidaya lada secara organik ataupun pemupukan dasar budidaya lada secara kimia. Silahkan pilih cara pemupukan mana yang sahabat Tani Organik minati..

  • Cara Organik Pemupukan Budidaya Lada : pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) + dolomit + tepung ikan + tepung tulang/tepung bulu + disemprotnopatek + poc bmw
  • Cara Kimia Pemupukan Budidaya Lada : pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) + dolomit +  za + sp36 + kcl + disemprot nopatek + poc bmw
II. Pemupukan Susulan untuk Budidaya Lada

Pemupukan susulan pada budidaya lada juga diperlukan sekali, selain untuk pertumbuhan tanaman lada sehat juga untuk merangsang pertumbuhan lada agar buahnya maksimal dan subur. Pemupukan susulan budidaya lada ada 2 cara. Sahabat Tani Organik dapat aplikasikan salah satunya..

CARA ORGANIK PEMUPUKAN BUDIDAYA LADA

  • Pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) 1 karung + dolomit 4 kg + tepung ikan 4 kg + tepung tulang/tepung bulu 4 kg + nopatek 1 btl + poc bmw 1 btl. Semua bahan dimasukkan ke dalam drum 200 ltr, ditambahkan air sampai hampir penuh, diaduk rata. Kemudian drum ditutup rapat, dan diamkan 5 hari. Bahan siap digunakan.
  • Cara penggunaan: ambil 1/2 gayung pupuk dari peraman kemudian tambahkan air 1 ember falkon. Diaduk, lalu kocorkan ke tanaman lada, dosis 100 ml per lubang tanam.

CARA KIMIA PEMUPUKAN BUDIDAYA LADA

  • Pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) 1 karung + dolomit 4 kg +  za 4 kg + sp36 2 kg + kcl 3 kg + nopatek 1 botol + poc bmw 1 btl. Semua bahan dimasukkan ke dalam drum 200 ltr, ditambahkan air sampai hampir penuh, diaduk rata. Kemudian drum ditutup rapat, dan diamkan 5 hari. Bahan siap digunakan.
  • Cara penggunaan: ambil 1/2 gayung pupuk dari peraman kemudian tambahkan air 1 ember falkon. Diaduk, lalu kocorkan ke tanaman lada, dosis 100 ml per lubang tanam.

Pemeliharaan Budidaya Lada

Pemeliharaan pada budidaya lada sangat diperlukan sekali karena untuk menjadikan kualitas lada yang maksimal, dan juga pertumbuhannya tidak merambah kemana-mana. Berikut beberapa pemeliharaannya..

Pengikatan Budidaya Lada

Pengikatan ini bertujuan untuk memperkuat atau menyeokong tanaman lada. Pengikatan ini mengunakan tali dengan ikatan pilin supaya gampang di lepas dan di ikat lagi. Pengikatan bisa dilakukan setelah penanaman.

Penyiangan dan Pembubunan Budidaya Lada

Penyiangan juga sangat diperlukan, ini dilakukan 1-3 bulan sekali. Tujuan dari penyiangan ini supaya lahan menjadi bersih dari rumput pengganggu disekitar tanaman lada. Pembubunan dapat dilakukan secara bersamaan pada saat dilakukannya penyiangan, ini tujuannya untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Pemangkasan Budidaya Lada

Pemangkasan dapat dilakukan pada batang, dahan, ranting atau yang terkena hama dan penyakit. Pemangkasan ini dapat dilakukan pada saat tanaman sudah memiliki ciri-ciri layu atau kekuningan serta terkena hama.

Pemupukan Sususlan Budidaya Lada

Pemupukan susulan pada budidaya lada dapat dilakukan pada saat tanaman berumur 7 – 10 HST secara rutin setiap 7 -10 hari sekali berikutnya.

Penyiraman Budidaya Lada

Penyiraman pada budidaya lada dapat dilakukan 2 kali sehari yaitu dipagi dan sore hari. Namun, pada musim hujan sebaiknya penyiraman dikurangi.

Pemberian mulsa Budidaya Lada

Dalam pemeliharaan budiaya lada dilakukan juga pemeberian mulsa pada tanaman lada, hal ini dilakukan pada saat tanaman lada berumur 3-5 bulan. Pemberian mulsa pada tanaman lada ini yakni alang-alang atau dedaunan tahunan.

Penggunaan Ajir Budidaya Lada

Dalam budidaya lada juga butuh dengan pemberian ajir. Penggunaan ajir ini bisa terbuat dari bambu atau kayu yang sudah mati. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membuat pangkal ajir runcing dan lebih panjang dari tanaman lada, minimalnya 2,5 – 3 meter.

Hama dan Penyakit Budidaya Lada

Beberapa hama yang sering menyerang dan mengganggu pertumbuhan budidaya lada diantaranya, Hama Penggerek Batang (Laphobaris Piperis), Hama bunga, Hama buah. Pengendaliannya yaitu dengan menyemprotkan insektisida hayati ANTILAT 4 hari sekali secara rutin, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air. Selain hama juga, budidaya lada kerap juga terserang penyakit tanaman diantaranya Penyakit busuk pangkal batang (BPB) yang disebabkan oleh jamur Phytopthora Palmivora Var Piperis, Penyakit kuning. Pengendalian dari penyakit-penyakit tersebut yaitu dengan menyemprotkan  fungisida hayati NOPATEK 4 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air. Pengaplikasiannya dapat dipadukan dengan ANTILAT.

Panen Budidaya Lada

Panen pada budidaya lada yang pertama setelah berumur 3 tahun atau kurang. Masa panen dapat dilihat dari tangkai yang berubah sedikit menguning dan sudah ada buah yang matang, berwarna kuning atau merah. Pemanenan dapat dilakukan dengan cara memetik buah lada di bagian bawah sampai buah bagian atas, mematahkan pada persendian tangkai buah lada yang ada pada ketiak dahan. Untuk periode panen budiaya lada padat disesuaikan dengan iklim setempat, varietas lada atau merica yang di budidayakan dan intensitas perawatannya.

Demikian pembahasan mengenai Cara Budidaya Lada Di Lahan Pertanian. Semoga bermanfaat untuk sahabat Tani Organik ingin memulai budidaya lada atau merica ini. Salam Tani Organik..

Lihat juga artikel budidaya lainnya :

 

Terimakasih sahabat TaniOrganik atas kunjungannya. Kalau laman ini bermanfaat jangan pelit ya untuk men-share di Facebook atau Twitter. Ditunggu pula partisipasinya untuk mengisi komentar pada form di bawah.
PEMESANAN PRODUK :
  • SMS/Telp: 0821-1547-5387
  • WhatsApp: 0896-6673-9495
  • BBM: 53551D73
  • Email: pelanggan@taniorganik.com

*****

KESAKSIAN HASIL APLIKASI

Berikut ini kami tampilkan sebagian hasil aplikasi Pupuk Organik Cair POC BMW dari berbagai kota. Nampak bahwa Pupuk Organik Cair POC BMW memberi pengaruh yang luar biasa pada pertumbuhan tanaman, kuantitas dan kualitas hasil panen.

  • Cabe merah berbuah super lebat (Bpk Agus, Banyuwangi). Penyemprotan dengan POC BMW yang mengandung hormon buah yang tinggi.




tags:

Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>