Cara Budidaya Kangkung Darat Di Lahan Pertanian

26 September, 2013 Teknik Budidaya  Komentar

Cara Budidaya Kangkung Darat Di Lahan Pertanian – Halo sahabat Tani Organik semua, terimakasih atas kunjungan sahabat pada artikel kali ini. Semoga artikel ini senantiasa bermanfaat untuk sahabat Tani Organik yang akan memulai berkebun. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara budidaya kangkung darat di lahan pertanian. Dengan cara budidaya kangkung darat yang benar, Insyaalloh sahabat Tani Organik bisa mendapatkan hasil budidaya kangkung darat yang optimal. Sebelum kita bahas langkah-langkah dari budidaya kangkung darat, kita perlu tahu tanaman kangkung itu sendiri beserta varietasnya.

Kangkung merupakan jenis sayuran hijau yang sangat digemari masyarakat. Rasanya yang khas dan enak dapat diolah atau dimasak dengan berbagai jenis masakan. Selain itu juga kangkung sangat baik untuk kesehatan karena kangkung mengandung vitamin pro dan vitamin A. Tanaman kangkung atau nama ilmiahnya Ipomoea sp adalah tanaman sayuran yang dibudidayakan didaerah dataran rendah maupun dataran tinggi. Sayuran ini adalah jenis sayuran daun, dan termasuk kedalam famili Convolvulaceae.

Di Indonesia terdapat 2 macam tanaman kangkung yang sering dibudidayakan yakni kangkung darat  (Ipomoea Reptans) dan kangkung air (Ipomoea Aquatica). Perbedaan utama dari dua macam kangkung ini adalah pada warna bunga dan bentuk daunnya. Kangkung darat  (Ipomoea Reptans) berwarna hijau terang dengan ujung daun yang runcing, dan warna bunga kangkung darat putih. Sedangkan kangkung air  (Ipomoea Aquatica) warna daunnya hijau sedikit gelap dengan ujung yang membulat atau lebih tumpul sehingga terlihat lebih lebar. Warna bunga kangkung air cenderung ungu. Selain perbedaan fisik, cara budidaya tentu berbeda. Yang akan dibahas kali ini hanya cara budidaya kangkung darat saja, untuk budidaya kangkung air akan dibahas pada kesempatan lain.

Budidaya kangkung darat sangatlah mudah, karena tanaman kangkung darat bersiklus panen cepat dan sayuran ini relatif tahan akan hama. Agar budidaya kangkung darat bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, budidaya kangkung darat perlu mendapatkan curah hujan dan sinar matahari yang cukup. Kangkung darat dapat diperbanyak dengan biji dan stek.

Cara Budidaya Kangkung Darat Di Lahan Pertanian

Cara Budidaya Kangkung Darat Di Lahan Pertanian

Pembibitan Budidaya Kangkung Darat

Bibit untuk budidaya kangkung darat bisa dilakukan denga cara generatif yaitu dari biji atau denga cara vegetatif yaitu dengan stek pucuk batang. Tanaman kangkung darat dapat diperbanyak dengan biji. Untuk luas satu hektar budidaya kangkung darat diperlukan benih sekitar 10 kg. Rekomendasi untuk budidaya kangkung darat dari varietas Sutra atau varietas lokal yang telah beradaptasi. Benih kangkung yang telah dipersiapkan selajutnya ditananam dengan jarak tanam 1,5 x 15 cm. Pada cuaca kering, lakukan penyiraman terhadap benih secara teratur.

Persiapan Lahan Budidaya Kangkung Darat

Untuk persiapan lahan dalam budidaya kangkung darat, langkah pertanama yang harus dilakukan yaitu dengan mencangkul tanah untuk tempat budidaya kangkung darat, agar tanah menjadi gembur, sekaligus membersihkan lahan dari beberapa gulma, rumput liar, ataupun membersihkan akar bekas dari tanaman sebelumnya. Langkah selajutnya dalam budidaya kangkung darat adalah membuat bedengan di lahan tempat tanam kangkung darat. Bedengan idealnya dibuat dengan lebar 100 cm serta tinggi bedengan 30 cm, panjang menyesuaikan bentuk lahan. Berikan juga jarak/parit antar bedengan yang berfungsi untuk drainase dengan jarak kurang lebih 50 cm. Namun apabila lahan sahabat sempit, untuk persiapan lahan cara budidaya kangkung darat bisa sahabat sesuaikan dengan kebutuhan saja. Jika lahan untuk budidaya kangkung darat sudah siap, langkah selanjutnya penanaman benih kangkung.

Penanaman Budidaya Kangkung Darat

Teknik Penanaman dalam budidaya kangkung darat ada dua cara, pertama dengan cara ditebar langsung dengan menggunakan tangan dan yang kedua dengan cara ditugal. Cara ditebar langsung dilakukan dengan menebarkan benih di atas bedengan. Cara ini cukup cepat dan cocok untuk dikerjakan oleh sedikit orang dan dapat menghemat jasa tenaga keja. Tetapi cara ini memiliki kelemahan juga yakni boros akan penggunaan benih, bisa menghabiskan 5-10 kilogram benih per Ha. Cara ini memerlukan kemampuan dalam penebaran benih yang merata. Hanya saja sulit untuk mendapatkan kepadatan populasi tanaman yang ideal. Kepadatan ideal untuk budidaya kangkung adalah 50.000 pohon per Ha.

Untuk cara yang kedua, dengan penugalan. Kelebihannya dengan cara tugal kita dapat mengatur jarak tanam sehingga bisa didapatkan kerapatan populasi budidaya kangkung darat yang ideal. Jarak antara lubang tugal adalah 10 x 5 cm, setiap lubang diisi 2-3 biji benih. Sistem penanaman nya dilakukan secara zigzag atau sistem garitan (baris). Kelemahanya cara ini perlu dibutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak karena pekerjaannya akan lebih lama.  Penugalan tidak perlu terlalu dalam, karena budidaya kangkung darat tidak memerlukan perakaran yang terlalu kuat.

Pemupukan Budidaya Kangkung Darat

I. Pemupukan Dasar untuk Budidaya Kangkung Darat (pada saat olah lahan/pembuatan bedengan)

Pemupukan dasar pada budidaya kangkung darat dilakukan untuk meningkatkan nutrisi baik pada tanah. Berikut kami berikan 2 cara untuk pemupukan dasar untuk budidaya kangkung darat. Sahabat taniorganik bisa menggunakan pemupukan dasar budidaya kangkung darat secara organik ataupun pemupukan dasar budidaya kangkung darat secara kimia. Silahkan memilih salah satunya..

  • Cara Organik : pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) + dolomit + tepung ikan + tepung tulang/tepung bulu + disemprot nopatek + poc bmw
  • Cara Kimia : pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) + dolomit +  za + sp36 + kcl + disemprot nopatek + poc bmw
II. Pemupukan Susulan untuk Budidaya Kangkung Darat

Pemupukan susulan pada budidaya kangkung darat juga diperlukan sekali, selain untuk pertumbuhan tanaman kangkung sehat juga untuk merangsang pertumbuhan kangkung darat agar montok dan subur. Pemupukan susulan budidaya kangkung darat ada 2 cara. Sahabat taniorganik dapat aplikasikan salah satunya..

CARA ORGANIK BUDIDAYA KANGKUNG DARAT

  • Pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) 1 karung + dolomit 4 kg + tepung ikan 4 kg + tepung tulang/tepung bulu 4 kg + nopatek 1 btl + poc bmw 1 btl. Semua bahan dimasukkan ke dalam drum 200 ltr, ditambahkan air sampai hampir penuh, diaduk rata. Kemudian drum ditutup rapat, dan diamkan 5 hari. Bahan siap digunakan.
  • Cara penggunaan: ambil 1/2 gayung pupuk dari peraman kemudian tambahkan air 1 ember falkon. Diaduk, lalu kocorkan ke tanaman kangkung darat, dosis 100 ml per lubang tanam.

CARA KIMIA BUDIDAYA KANGKUNG DARAT

  • Pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) 1 karung + dolomit 4 kg +  za 4 kg + sp36 2 kg + kcl 3 kg + nopatek 1 botol + poc bmw 1 btl. Semua bahan dimasukkan ke dalam drum 200 ltr, ditambahkan air sampai hampir penuh, diaduk rata. Kemudian drum ditutup rapat, dan diamkan 5 hari. Bahan siap digunakan.
  • Cara penggunaan: ambil 1/2 gayung pupuk dari peraman kemudian tambahkan air 1 ember falkon. Diaduk, lalu kocorkan ke tanaman kangkung darat, dosis 100 ml per lubang tanam.

Perawatan Budidaya Kangkung Darat

Perawatan dalam budidaya kangkung darat memang tidaklah sulit, selain melakukan penyiraman pada tanaman kangkung dengan rutin serta pemeriksaan akan adanya hama penyakit, sahabat Tani Organik juga perlu melakukan pemupukan untuk memastikan bahwa tanaman kangkung sahabat mendapatkan asupan berbagai zat yang dibutuhkan tanaman kangkung. Apabila daun kangkung berubah warna menjadi kekuningan, berarti ada yang kurang dalam perawatannya atau kekurangan suatu zat yang bisa didapatkan dari memupuk.

Cara perawatan budidaya kangkung darat yang baik juga bisa dilakukan dengan melakukan penyiangan terhadap gulma secara teratur. Hal Ini untuk bertujuan agar semua zat yang dibutuhkan tanaman kangkung tidak diserap oleh gulma, sehingga budidaya kangkung pun bisa tumbuh optimal. Hama merupakan salah satu penganggu ancaman, oleh karena itu sahabat perlu mengetahui cara budidaya sekaligus untuk menghilangkan segala gangguan terhadap tanaman kangkung.

Hama dan Penyakit Pada Budidaya Kangkung Darat

Hama yang sering menyerang dalam budidaya kangkung darat pada umumnya tidak ganas, seperti : belalang dan ulat daun. Untuk mencegah dan mengendalikannya agar populasi hama tidak semakin banyak, semprotkan insektisida organik ANTILAT 4 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air. Saat melakukan penanggulangan hama, lahan sebaiknya dikeringkan selama 4-5 hari, sebelum diairi kembali. Penyakit pada budidaya kangkung darat sebenarnya tidak perlu terlalu dicemaskan karena pada dasarnya tanaman kangkung tahan terhadap penyakit. Hanya saja perlu dilakukan sedikt perlindungan terhadap penyakit jamur yakni karat putih (Albugo Ipomoea Panduratae), semprotkan fungisida hayati NOPATEK 4 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air. Pengaplikasiannya dapat digabungkan dengan ANTILAT.

Pemanenan Budidaya Kangkung Darat

Panen Budidaya Kangkung Darat

Panen pada budidaya kangkung darat dilakukan setelah berumur + 30 hari setelah tanam. Pemanenan kangkung dilakukan pada waktu sore hari, ada 2 cara untuk memanen kangkung yaitu :

  1. Pemanenan budidaya kangkung darat dengan pemotongan atau pemangkasan mengunakan pisau yang menyisakan pangkal batang  sepanjang 2-5 cm diatas permukaan tanah atau meninggalkan 2-3 buku pangkal tanaman kangkung. Kelebihan dari cara ini, tanaman kangkung bisa dipanen berulang kali. Pemanenan kembali bisa dilakukan setelah 2-3 minggu setelah pemotongan diawal, dan dapat dilakukan selama 10 kali pemotongan (panen).
  2. Pemanenan budiaya kangkung darat bisa juga dengan cara dicabut sampai akarnya terbawa, ini biasa dilakukan untuk kangkung darat. Cara ini mempunyai keunggulan kangkung lebih tahan layu pasca panen.

Pasca Panen Budidaya Kangkung Darat

Untuk pasca panen diarahkan terutama untuk menjaga kesegaran kangkung, dengan cara menempatkan kangkung yang baru dipanen di tempat yang teduh atau merendamkan bagian akar dalam air. Kemudidan hasil panen kangkung segera dipasarkan.

Itulah langkah-langkah untuk budidaya kangkung darat di lahan pertanian. Silahkan sahabat Tani Organik bisa praktekan diperkebunannya sesuai langkah-langkah diatas. Insyaalloh hasilnya pun memuaskan..

Lihat juga artikel teknik budidaya lainnya :

Terimakasih sahabat TaniOrganik atas kunjungannya. Kalau laman ini bermanfaat silakan dishare di Facebook atau Twitter. Ditunggu pula partisipasinya untuk mengisi komentar pada form di bawah.
PEMESANAN PRODUK : 0896-6673-9495

KESAKSIAN HASIL APLIKASI

Berikut ini kami tampilkan sebagian hasil aplikasi Pupuk Organik Cair POC BMW dari berbagai kota. Nampak bahwa Pupuk Organik Cair POC BMW memberi pengaruh yang luar biasa pada pertumbuhan tanaman, kuantitas dan kualitas hasil panen.

  • Cabe merah berbuah super lebat (Bpk Agus, Banyuwangi). Penyemprotan dengan POC BMW yang mengandung hormon buah yang tinggi.

tags:

Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>