Cara Budidaya Kacang Merah Di Lahan Pertanian

3 October, 2013 Teknik Budidaya  Komentar

Cara Budidaya Kacang Merah Di Lahan Pertanian – Halo sahabat Tani Organik semua, semoga selalu semangat dalam berkebun. Semakin kita terus mempraktekan berbagai macam budidaya tanaman sesuai tipsnya, semakin mudah pula kita meraih kesuksesan hasil budidaya kita. Topik kali ini, kita akan membahas tentang cara budidaya kacang merah di lahan pertanian. Memang dalam budidaya kacang merah ini sangat mudah, hampir sama dengan cara budidaya kacang lainnya. Namun, banyak para petani kita yang kurang mengetahui cara perawatannya, akibatnya hasil panen pun kurang maksimal. Karena itu perawatan sangat penting bagi pertumbuhan budidaya kacang merah itu sendiri. Berikut kita bahas cara budidaya kacang merah..

Kacang merah atau Latin Phaseolus vulgaris L. merupakan salah satu jenis polong-polongan yang banyak diminati masyarakat untuk dikonsumsi. Manfaat dari kacang merah ini sangat banyak sekali, sehingga sering digunakan sebagai bahan olahan masakan.

Kandungan pada kacang panjang banyak sekali diantaranya asam folat, kalsium, karbohidrat dan protein yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu juga, kadar serat tinggi bisa membantu menurunkan kolesterol dalam tubuh. Itu sebabnya, permintaan kacang merah dipasaran terus ada. Sehingga banyak para petani yang membudidayakan tanaman kacang jenis ini.

Cara Budidaya Kacang Merah Di Lahan Pertanian

Cara Budidaya Kacang Merah Di Lahan Pertanian

Syarat Tumbuh Budidaya Kacang Merah

  • Iklim yang paling baik untuk budidaya kacang merah adalah iklim basah. Ketinggianny antara 1300-2300 meter dpl.
  • Budidaya kacang merah dapat tumbuh dengan subur pada kondisi suhu dan udara yang tepat . Suhu untuk budidaya kacang merah yang paling baik adalah berkisar antara 19-240 celcius. Jika suhu terlalu tinggi maka polong kacang merah tidak akan berisi atau kopong/hampa.
  • Tanah yang paling baik dalam budidaya kacang merah adalah tanah jenis androsol. Tanah jenis androsol berwarna kehitaman hal tersebut menunjukan bahwa tanah tersebut mempunyai kandungan bahan organik yang tinggi. Idealnya pH tanah untuk budidaya kacang merah berkisar antara 5,5 – 6.
  • Budidaya kacang merah sangat baik dilakukan pada akhir musim kemarau. Kacang merah mengharapkan curah hujan berkisar antara 1500 – 2500 mm/tahun.

Persiapan Lahan Budidaya Kacang Merah

Hal yang pertama untuk memulai budidaya kacang merah adalah persiapan lahan. Lahan yang akan digunakan untuk budidaya kacang merah di bajak terlebih dahulu dengan cangkul sampai tanah menjadi gembur . Selanjutnya buatlah bedengan dengan lebar 100 cm dengan tinggi 30 cm dan jarak antar bedengan 40 cm. Buat parit antar bedengan dengan lebar 25 cm agar sistem drainase ketika hujan tiba tidak akan meninggalkan genangan pada lahan pertanaman. Selanjutnya dilakukan pemasangan mulsa pada lahan. Setelah dipasang mulsa dibolongi agar mempermudah proses pertanaman bibit kacang merah.

Pembibitan Budidaya Kacang Merah

Pemilihan bibit kacang merah sangat perlu diperhatikan, ini karena kunci sukses budidaya kacang merah adalah memilih bibit unggul dan sehat. Sahabat dapat mendapatkan bibit kacang merah di toko pertanian penjual benih unggul setempat dan perlu bertanya tentang bibit kacang merah tersebut, ini karena varietas kacang merah sangat beragam.

Penanaman Budidaya Kacang Merah

Budidaya kacang merah dianjurkan ditanam menjelang musim hujan ketika bulan November hingga Desember, mengingat tanaman kacang merah sangat menghendaki curah hujan yang tinggi. Pada bedengan  yang sudah dipersiapkan, buatlah lubang tanam dengan tugal dengan kedalaman 3-5 cm dengan jarak tanam sekitar 40 cm. Kemudian setiap lubang tanam di isi dengan 2 benih dan tutup kembali dengan tanah tipis.

Pemupukan Budidaya Kacang Merah

I. Pemupukan Dasar untuk Budidaya Kacang Merah (pada saat olah lahan/pembuatan bedengan)

Pemupukan dasar pada budidaya kacang merah dilakukan untuk meningkatkan nutrisi baik pada tanah. Ada 2 cara yang kami berikan untuk pemupukan dasar untuk budidaya kacang merah. Sahabat taniorganik dapat menggunakan pemupukan dasar budidaya kacang merah secara organik ataupun pemupukan dasar budidaya kacang merah secara kimia. Silahkan memilih salah satunya..

  • Cara Organik : pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) + dolomit + tepung ikan + tepung tulang/tepung bulu + disemprot nopatek + poc bmw
  • Cara Kimia : pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) + dolomit +  za + sp36 + kcl + disemprot nopatek + poc bmw
II. Pemupukan Susulan untuk Budidaya Kacang merah

Untuk pemupukan susulan pada budidaya kacang merah juga diperlukan sekali, selain untuk pertumbuhan tanaman kacang merah sehat juga untuk merangsang pertumbuhan kacang merah agar kualitas kacangnya bagus. Pemupukan susulan budidaya kacang merah ada 2 cara. Sahabat taniorganik dapat aplikasikan salah satunya..

CARA ORGANIK BUDIDAYA KACANG MERAH

  • Pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) 1 karung + dolomit 4 kg + tepung ikan 4 kg + tepung tulang/tepung bulu 4 kg + nopatek 1 btl + poc bmw 1 btl. Semua bahan dimasukkan ke dalam drum 200 ltr, ditambahkan air sampai hampir penuh, diaduk rata. Kemudian drum ditutup rapat, dan diamkan 5 hari. Bahan siap digunakan.
  • Cara penggunaan: ambil 1/2 gayung pupuk dari peraman kemudian tambahkan air 1 ember falkon. Diaduk, lalu kocorkan ke tanaman kacang merah, dosis 100 ml per lubang tanam.

CARA KIMIA BUDIDAYA KACANG MERAH

  • Pupuk kandang (ayam/kambing/kuda) 1 karung + dolomit 4 kg +  za 4 kg + sp36 2 kg + kcl 3 kg + nopatek 1 botol + poc bmw 1 btl. Semua bahan dimasukkan ke dalam drum 200 ltr, ditambahkan air sampai hampir penuh, diaduk rata. Kemudian drum ditutup rapat, dan diamkan 5 hari. Bahan siap digunakan.
  • Cara penggunaan: ambil 1/2 gayung pupuk dari peraman kemudian tambahkan air 1 ember falkon. Diaduk, lalu kocorkan ke tanaman kacang merah, dosis 100 ml per lubang tanam.

Perawatan Budidaya Kacang Merah

Penyulaman Budidaya Kacang Merah

Penyulaman pada budidaya kacang merah dapat dilakukan pada saat tanaman berumur 14 hari. Ketika tanaman berumur 14 hari benih sudah mulai tumbuh tunas. Periksa seluruh tanaman kacang merah pada lahan, jika didapatkan tanaman yang tumbuh tidak normal atau gagal tumbuh segera diganti dengan benih kacang panjang yang baru. Proses  penyulaman harus dilakukan dengan teliti agar mendapatkan hasil panen yang maksimal.

Penyiangan Budidaya Kacang Merah

Penyiangan dilakukan sebanyak 1-2 kali sebelum tanaman memasuki masa berbunga, yakni pada umur 21 dan 37 – 42 hari setelah tanam.  Tujuan penyiangan ini untuk menekan pertumbuhan gulma yang menyerap nutrisi tanah yang baik bagi kelangsungan budidaya kacang merah, memperkecil atau mengurangi sumber inang hama dan penyakit tanaman, serta menggemburkan tanah sehingga memudahkan bagi ginofor masuk kedalam tanah.  Penyiangan dapat dilakukan dengan cangkul atau sabit. Penyiangan dilakukan dengan membersihkan rumput liar yang berdekatan dengan tanaman kacang merah secara hati-hati. Pada waktu penyiangan kedua dilakukan pembumbunan yaitu tanah digemburkan kembali, lalu ditimbunkan didekat pangkal batang tanaman kacang merah. Penyiangan yang tepat sangat tergantung pada kondisi pertumbuhan gulma pada lahan.

Pengairan Budidaya Kacang Merah

Apabila budidaya kacang merah di lakukan pada musim kemarau, pengairan dilakukan pada umur 1 – 15 hari.  Pengairan dilakukan 2 kali sehari yakni setiap pagi dan sore hari. Jika budidaya kacang merah dilakukan pada musim hujan, kelebihan air dapat disalurkan melalui parit yang sudah dibuat diantara bedengan dan guludan.

Lahan tanah bedengan harus dipertahankan tetap lembab agar biji kacang merah dapat berkecambah dan tumbuh dengan baik.  Oleh karena itu, diperlukan pengairan dengan cara penyiraman menggunakan selang karet, gembor, maupun embrat agar efisien.

Pemupukan Budidaya Kacang Merah

Proses pemupukan susulan budidaya kacang merah dilakukan setelah tanaman berumur 21 hari.

Hama Budidaya Kacang Merah

Hama yang sering menyerang budidaya kacang merah diantaranya kumbang daun, yang nama latinnya Henosa Pilachna Signatipennis. Selain itu, hama lainnya yang menyerang kacang merah adalah ulat pengerek daun atau Etiella Zinckenella. Untuk penanggulangan hama ini bisa menggunakan insektisida organik ANTILAT secara teratur disemprotkan ke tanaman kacang panjang 4 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air. Aroma, rasa dan bau ANTILAT sangat tidak di senangi oleh ham tersebut.

Panen Budidaya Kacang Merah

Pemanenan pada budidaya kacang merah bisa dilakukan pada usia tanaman 2 bulan lebih. Untuk ciri-ciri yang menandakan bahwa budidaya kacang merah siap panen antara lain polong kacang merah telah berwarna kusam, kulit polong terlihat lebih kasar, polong kacang merah belum terlalu menonjol. Jika pada budidaya kacang merah telah menunjukan ciri – ciri tersebut berarti kacang merah siap untuk dipanen. Cara panen dalam budidaya kacang merah juga tidak sembarangan. Kacang merah hanya bisa dipanen dengan menggunakan tangan kosong. Pemanenan kacang merah dengan menggunakan alat potong harus dihindari, karena apabila polong terbuka akibat penggunaan alat potong tersebut, bakteri dari luar akan merusak biji kacang merah dan jelas kualitas kacang merah akan menurun. Proses pemanenan pada budidaya kacang merah dapat dilakukan setiap 3 hari sekali sampai umur budidaya kacang merah 3 bulan.

Sekian penjelasan mengenai Cara Budidaya Kacang Merah Di Lahan Pertanian. Semoga bisa bermanfaat dan dapat diamalkan oleh sahabat Tani Organik semua. Insyaalloh akan memperoleh hasil yang maksimal. Salam Sukses..

Baca juga artikel lainnya :

 

Terimakasih sahabat TaniOrganik atas kunjungannya. Kalau laman ini bermanfaat silakan dishare di Facebook atau Twitter. Ditunggu pula partisipasinya untuk mengisi komentar pada form di bawah.
PEMESANAN PRODUK : 0896-6673-9495

KESAKSIAN HASIL APLIKASI

Berikut ini kami tampilkan sebagian hasil aplikasi Pupuk Organik Cair POC BMW dari berbagai kota. Nampak bahwa Pupuk Organik Cair POC BMW memberi pengaruh yang luar biasa pada pertumbuhan tanaman, kuantitas dan kualitas hasil panen.

  • Cabe merah berbuah super lebat (Bpk Agus, Banyuwangi). Penyemprotan dengan POC BMW yang mengandung hormon buah yang tinggi.

tags:

Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>