Cara Sederhana Membuat Kompos dari Sisa Ikan

8 September, 2015 Pupuk Oganik  Komentar

Sisa-sisa ikan yang kita konsumsi sayang sekali kalau kita buang!

Mari kita sulap sisa-sia ikan – seperti kepala, tulang, ekor, sirip – menjadi pupuk yang jitu dengan cara merubahnya menjadi kompos ikan. Dengan kompos ikan, Anda tidak perlu lagi membutuhkan Urea, ZA, atau sumber Nitrogen sintetis lainnya untuk kebun Anda karena kompos ikan sudah lebih dari cukup. Para ahli telah menghitung bahwa komposisi N-P-K yang dikandung kompos ikan yakni sekitar 5-1-1. Jadi, sudah cukup baik untuk tanaman Anda terutama tanaman sayuran daun.

sisa ikan

Bakteri termofilik yang hidup pada suhu antara 37 hingga 70 derajat Celsius merupakan organisme yang efisien dalam mengubah sisa ikan menjadi kompos. Sisa ikan yang dibusukkan secara tidak sempurna dapat menghasilkan bau yang sangat tidak enak dan memproduksi amonia dalam jumlah besar, dan ini sangat tidak baik untuk tanaman. Akan tetapi dengan perlakuan pengomposan dengan komposisi yang tepat antara kelembaban, temperatur, tingkat keasaman, dan bahan berserat dapat mengurangi bau tidak enak yang dihasilkan dan menjaga kandungan nitrogen serta nutrisi lain yang dibutuhkan oleh kebun Anda. Sisa ikan yang dibusukkan secara benar selain mejadi pupuk yang mantap ternyata juga membantu menjaga keseimbangan kadar asam dalam tanah dan meningkatkan daya serap tanah.

Yang Anda Butuhkan

Wadah pembuat kompos dengan penutup yang rapat, lumut, sisa ikan, sisa buah dan sayur, ampas kopi, kantung teh bekas, kertas koran yang dihancurkan, potongan rumput, daun kering, dan bubuk gergaji adalah bahan-bahan yang Anda butuhkan untuk membuat kompos dari sisa ikan. Sangat penting juga ditambahkan sumber mikroba penyubur (semisal POC BMW) untuk menyempurnakan proses pengomposan.

Tahapan

  1. Pastikan bahan-bahan kompos mendapatkan oksigen yang cukup dengan cara menggunakan wadah yang diberi lubang-lubang kecil. Karena kandungan amonia yang tinggi yang dihasilkan saat proses pembusukan sisa ikan, membalikkan bahan kompos dengan menggunakan garpu kebun atau sekop saja tidak akan memberikan oksigen yang cukup bagi bahan kompos.
  2. Isi setengah wadah kompos dengan lumut lalu tambahkan sisa ikan. Lalu lapisi lagi dengan lumut yang ditambahkan sisa sayur dan buah, potongan rumput, daun kering, ampas kopi, kertas koran yang dihancurkan, serbuk gergaji, kantong teh bekas, dll. Jangan tambahkan kulit telur ketika membuat kompos dari sisa ikan karena kandungan kalsium akan mempercepat produksi amonia. Tambahkan air secukupnya untuk membasahkan lapisan lumut, jika kering.
  3. Semprot atau percikkan POC BMW ke bahan dan aduk secara merata.
  4. Tutup rapat wadah kompos, lalu simpan di tempat teduh dan jauh dari penghuni, hal ini karena baunya bisa menyengat.
  5. Bolak-balikkan wadah kompos seminggu dua kali. Pastikan Anda mengenakan masker, terutama bila Anda memiliki alergi.
  6. Pada bulan ke dua, kompos yang Anda buat telah siap untuk digunakan pada kebun Anda.
  7. Saring kompos, kembalikan sisa ikan yang tidak membusuk secara sempurna dan materi lain yang belum hancur ke dalam wadah kompos.
  8. Biarkan kompos hingga membusuk setidaknya selama beberapa bulan.
  9. Kompos ikan siap digunakan. Cukup taburkan di media tanam Anda.

Terimakasih sahabat TaniOrganik atas kunjungannya. Kalau laman ini bermanfaat jangan pelit ya untuk men-share di Facebook atau Twitter. Ditunggu pula partisipasinya untuk mengisi komentar pada form di bawah.
PEMESANAN PRODUK :
  • SMS/Telp: 0821-1547-5387
  • WhatsApp: 0896-6673-9495
  • BBM: 53551D73
  • Email: pelanggan@taniorganik.com

*****

KESAKSIAN HASIL APLIKASI

Berikut ini kami tampilkan sebagian hasil aplikasi Pupuk Organik Cair POC BMW dari berbagai kota. Nampak bahwa Pupuk Organik Cair POC BMW memberi pengaruh yang luar biasa pada pertumbuhan tanaman, kuantitas dan kualitas hasil panen.

  • Cabe merah berbuah super lebat (Bpk Agus, Banyuwangi). Penyemprotan dengan POC BMW yang mengandung hormon buah yang tinggi.




tags:

Comment

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>